Mohon tunggu...
Yonathan Christanto
Yonathan Christanto Mohon Tunggu... Penulis - Karyawan Swasta

Moviegoer | Best in Specific Interest Kompasiana Awards 2019

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Miss Americana", tentang Karier, Musik, dan Cerita Kehidupan Taylor Swift yang Menggugah

19 Februari 2020   12:35 Diperbarui: 19 Februari 2020   16:01 978
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hal itu diungkapkannya setelah dirinya secara terbuka memberikan dukungannya kepada calon senator Teneessee tahun 2018 silam, Phil Breseden, dan menentang lawan politiknya yaitu Marsha Blackburn, yang dianggap hanya memiliki embel-embel "calon wanita" namun tidak memiliki visi kesetaraan gender dan feminisme. Apalagi Taylor kemudian juga menyebut bahwa Marsha tak lebih dari seorang Donald Trump yang memakai rok dan wig.

Sumber: hollywoodreporter.com
Sumber: hollywoodreporter.com
Memang, keputusan politik yang diungkapkan secara terang-terangan oleh Taylor terlalu riskan untuk seorang musisi wanita pada puncak kejayaannya. Namun itulah Taylor. Ia ingin melawan segala "double standard" di Amerika Serikat yang membuat public figure wanita seakan tak boleh bersuara dalam politik.

Namun yang pasti, Taylor mengirimkan sinyal kuat bagi setiap orang untuk tidak takut pada sesuatu yang kita anggap benar dan berani untuk mengambil keputusan dalam bersuara walau mungkin akan sedikit menimbulkan riak pada kehidupan kita.

Penutup

Sumber: etonline.com
Sumber: etonline.com

Sebagai film dokumenter berdurasi 85 menit yang ditayangkan di platform Netflix, Miss Americana sangat padat dalam memberikan isi cerita, berimbang, dan cukup obyektif dalam menyampaikan inti pesannya. 

Karena seperti kita ketahui, banyak dokumenter yang berisi cerita public figure tertentu hanya dimaksudkan sebagai "buku putih" atas kehidupannya. Namun beruntung, Miss Americana tidak seperti itu.

Miss Americana mengizinkan kita melihat Taylor Swift dalam berbagai sisi dan sudut pandang. Mengizinkan kita untuk melihat bahwa Taylor adalah seorang manusia biasa layaknya kita.

Sumber: nytimes.com
Sumber: nytimes.com
Taylor tetaplah seorang gadis kecil yang manja kala bertemu dengan ibunya. Suka menyibukkan diri dengan kucing kesayangannya. Memimpikan sebuah hubungan sempurna dengan seorang pria. Bahkan dia juga seorang manusia biasa yang bisa kecewa kala albumnya sama sekali tak masuk dalam nominasi Grammy Awards.

Dan walaupun pernah dilecehkan secara seksual di masa lalunya, namun Taylor tidak tenggelam dalam kesedihan tersebut. Taylor terus bangkit, bekerja keras, dan terus berkarya, bahkan tidak ragu dalam setiap pilihan hidup yang diyakininya.

Miss Americana jelas menjadi sebuah dokumenter yang tak boleh dilewatkan, entah anda seorang Swifties atau bukan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun