Mohon tunggu...
Yonathan Christanto
Yonathan Christanto Mohon Tunggu... Penulis - Karyawan Swasta

Moviegoer | Best in Specific Interest Kompasiana Awards 2019

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"The Christmas Chronicles", Kisah Petualangan Penuh Keajaiban di Malam Natal

25 Desember 2018   20:55 Diperbarui: 26 Desember 2018   21:50 1644
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sungguh, sebuah tafsir baru Santa yang lebih segar, modern, dan canggih.

Tema Sederhana Khas Film Natal 90-an

Sutradara Clay Kaytis yang baru melakukan debut penyutradaraannya di film animasi Angry Birds, nampak mengerti apa yang dibutuhkan dari sebuah film natal untuk keluarga.

Sutradara yang sebelumnya juga bertanggung jawab di departemen animasi untuk film-film animasi blockbuster semacam Frozen, Tangled dan Wreck-it Ralph, mampu memberikan sentuhan imajinatifnya dengan porsi yang pas seiring dengan tema harapan dan perbaikan hubungan keluarga yang diusungnya pada film ini. 

Empireonline.com
Empireonline.com
Jalinan kisah utamanya tetap terjaga hingga memberikan konklusi yang baik di akhir film, sementara adegan petualangan penuh keajaiban tetap berjalan maksimal dan memberikan semacam bumbu penyedap yang sangat pas. Tak lupa selipan komedi slapstick, cringe hingga satir juga muncul untuk melengkapi keseruan kisah petualangan Santa dan dua kakak beradik tersebut.

Bahkan bisa dikatakan, menonton film The Christmas Chronicles ini memberikan pengalaman yang sama seperti kita menonton film-film natal atau anak-anak era 80 dan 90-an seperti Home Alone, Miracles on 34th Street, Jingle All the Way atau bahkan E.T yang legendaris. 

Oh iya, bahkan ada satu adegan yang cukup seru di film ini dimana sangat mirip dengan adegan sepeda terbang yang legendaris pada film E.T. Namun bedanya, di film ini bukan sepeda  melainkan rusa. Nampaknya adegan tersebut sengaja dibuat untuk menghormati E.T sebagai salah satu film anak-anak klasik yang legendaris dan menyentuh.

Teknis Film yang Digarap dengan Serius

Meskipun film ini merupakan film natal yang renyah dan ringan tanpa harus menguras otak dalam memahami jalan ceritanya, bahkan hanya ditayangkan pada platform streaming Netflix, namun sejatinya teknis film ini tak boleh diremehkan begitu saja. Mulai dari sinematografi dan tone warna saja benar-benar diperhatikan. Sehingga nuansa riang khas film 90-an benar-benar tercipta kala menyaksikan film ini.

Tak hanya itu, musik yang menjadi bumbu penyegar film ini juga digarap dengan serius. Christophe Beck yang sebelumnya pernah menggarap musik untuk film-film populer seperti Ant-Man, Ant-Man and The Wasp, Gringo dan Frozen, memberikan sajian terbaiknya juga di film ini. Komposisi musik khas natal berpadu apik dengan setiap adegan film ini. 

App.com
App.com
Bahkan lagu-lagu natal klasik seperti Santa Claus is Coming to Town, Please Come Home for Christmas milik The Eagles atau Santa Claus is Back in Town yang dipopulerkan Elvis Presley turut serta memeriahkan musik latar film ini. Bahkan Kurt Russell ikut bernyanyi di film ini bersama band pengiringnya Little Steven and the Disciples of Soul.

Penutup

Dengan jumlah penonton yang sampai saat ini sudah mencapai 20 juta kali streaming(sumber:imdb.com), The Christmas Chronicles jelas menjadi sajian film natal yang sayang untuk dilewatkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun