Puisi

Cinta Sesaat, Bukan Selamanya

2 April 2018   22:11 Diperbarui: 2 April 2018   22:15 352 0 0

Tahukah kamu, hujan dan petir selalu muncul tiba-tiba

Seperti kangen dan sayangku padamuu

Muncul tiba-tiba dan datang sesukanya

Tapi aku tak mengelaknya, biarlah rasa itu menyatu dengan jiwa dan raga
Agar aku terbiasa menikmatinya
Menikmati setiap hembusan angin cinta
Yang telah kau tiup dengan segenap jiwa 

Cintamu melunturkan egoku
Sayangmu membelenggu hatiku
Jadi wajarlah, jika aku ingin memilikimu
Meski hanya sesaat dan bukan untuk selamanya 

(Malamku, 02/4/2018)