Okky Dinova
Okky Dinova masih nganggur XD

just a simple man with twisted mind XD visit my blog here http://okkydinova.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Tekno Artikel Utama

[Resensi Gim] "Batman: Arkham Knight", Malam Terakhir Sang The Dark Knight

9 Januari 2018   22:38 Diperbarui: 10 Januari 2018   11:55 1000 1 0
[Resensi Gim] "Batman: Arkham Knight", Malam Terakhir Sang The Dark Knight
sumber : nuveem


Prolog

Batman adalah salah satu superhero paling terkenal, dan dalam dunia video game Batman sendiri sudah bertahun-tahun memiliki adaptasi game. Sayangnya kebanyakan game Batman selama memiliki kualitas biasa-biasa saja sehingga sulit mendapatkan tempat di hati para fans Batman yang menginginkan sebuah pengalaman untuk menjadi Batman. Ditambah lagi kebanyakan game Batman bergenre action di mana Batman sendiri sebenarnya hanyalah manusia biasa dengan bantuan uang, belum lagi Batman terkenal dengan kemampuan detektifnya sehingga dijuluki "World Greatest Detective" jadi sayang sekali belum ada game yang memanfaatkan unsur detektif dari Batman.

Tapi pada tahun 2009 muncul "Batman: Arkham Asylum" buatan Rocksteady Studios yang berhasil membuat pemain merasa seperti Batman, game ini sangat disukai berbagai pihak sampai mendapatkan berbagai penghargaan, salah satunya adalah "Most Critically Acclaimed Superhero Game Ever" dari Guinnes World Records!!! (tetangga sebelah kapan yah bisa bikin game berkualitas seperti ini ??? XD)

Seri Arkham memiliki 2 Sequel (Arkham City dan Arkham Knight) yang semakin memperkuat posisi DC di dunia game dan 1 prequel (Arkham Origin) yang sebaiknya dilupakan karena memiliki banyak kelemahan (salah satunya adalah game ini dibuat oleh studio yang berbeda).

Dan kali ini saya akan me-review "Batman: Arkham Knight" yang sudah berusia 2 tahun dan baru saya dapatkan beberapa bulan lalu karena Steam Winter Sale (<50 ribu untuk versi Premium).

Tapi sebelumnya....

What Makes Arkham Series Great ??

Selain mengambil tema dunia Batman dengan desain yang terlihat kelam, ada dua hal yang membuat seri Arkham ini sangat menarik untuk dimainkan. Yang pertama adalah combat system "Freeflow" yang membuat pertempuran terlihat dinamis dengan membuat Batman mampu bereaksi dengan cepat hanya dengan sentuhan 1 tombol saja, sistem ini hanya memiliki 3 tombol utama (attack, counter, stun) tapi mampu menghasilkan bermacam-macam kombinasi, apalagi game ini memiliki banyak variasi musuh yang memerlukan cara khusus untuk mengalahkan mereka. Kekurangan sistem ini terlihat saat Batman mampu memperlihatkan beberapa manuver yang terlihat "Impossible". Tapi hal ini bukan masalah karena "I'm Batman"


(keroyokan bukan masalah bagi seorang Batman)

Saking terkenalnya sistem ini sampai banyak game yang mencoba "meniru/terinspirasi" seperti Mad Max, Assasin Creed, bahkan The Witcher 3.

Yang kedua adalah "Detective Mode" yang memperlihatkan sisi detektif dari seorang Batman, saat mode ini diaktifkan pandangan Batman berubah layaknya X-ray yang membuat Batman mampu melihat berbagai petunjuk untuk menyelesaikan puzzle atau untuk melihat posisi musuh dan memperispkan posisi terbaik untuk melumpuhkan mereka. 

Detective Mode sangat berpengaruh dalam pendekatan stealth dimana dalam beberapa kondisi Batman tidak bisa melawan musuhnya secara langsung dan harus menyelinap diam-diam untuk melumpuhkan mereka sekaligus menyebarkan teror bagi musuh lainnya.


Ingat adegan keren di Batman V Superman saat Batman menyelamatkan Martha ???

Yup, adegan ini terinspirasi dari game Arkham.


(salah satu alasan untuk menonton BvS)

Bencana Bagi PC User


Saat Arkham Knight dirilis pada bulan Juni 2015 di Playstation 4, Xbox One, dan PC, game ini kembali mendapat banyak pujian kecuali untuk versi PC.

PC yang seharusnya lebih kuat dari segi hardware ternyata memiliki banyak masalah (freeze, FPS Drop, optimisasi, dll) yang membuat game ini sulit dimainkan bahkan oleh hardware terkuat waktu itu, bahkan game ini sempat ditarik dari Steam karena hal ini, tidak heran banyak gamer PC yang "ngamuk" karena hal ini.

Salah satu penyebab hal ini terjadi karena port versi PC dilakukan oleh studio lain (yang konon merupakan outsourcing) sehingga tidak heran jika kualitasnya patut dipertanyakan. Butuh waktu cukup lama sampai akhirnya game ini bisa dimainkan secara nyaman di PC. Jadi tidak heran jika versi PC ini seperti Batman jadul era Adam West yang terlihat "aneh" XD.


(Batman kok joget-joget)

Lalu bagaimana keadaan sekarang?? Dengan recommended setting (baca: low) di laptop Asus X550V game ini mampu berjalan cukup mulus dengan 30-40 FPS tetapi akan mengalami drop saat menggunakan Batmobile sampai ke angka 20an, tapi setidaknya masih dalam hitungan playable. Jadi yah game ini masih tergolong game "berat".

Gameplay Overview

Arkham Knight kembali memperkenalkan Freeflow dan Detective Mode dengan sedikit tambahan yaitu kini Batman mampu melakukan multiple takedowns dan melakukan duet takedown pada beberapa bagian dalam game ini. Well if it ain't broke... (baca: selama masih bagus ngapain diganti XD). Batman dapat mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk meng-upgrade kemampuannya.

Karena saya memiliki versi premium maka saya memiliki akses ke berbagai macam DLC (downloadable contents) kosmetik dalam bentuk kostum yang kali ini dapat dipakai langsung tanpa perlu menyelesaikan game seperti dua game sebelumnya, dan kali ini saya memilih menyelesaikan game ini dengan memakai Batman versi Christian Bale yang keren di sana-sini namun sayang memiliki suara seperti orang yang sedang terkena asthma.


(I'm Batman)

Tambahan terbesar di game ini adalah Batmobile a.k.a Bat-Tank di mana kali ini pemain dapat menggunakannya untuk berkeliling kota Gotham (yang sepi), tapi sepertinya Rocksteady sangat bernafsu untuk memaksimalkan Batmobile karena banyak hal yang dapat dilakukan oleh Batmobile seperti dapat dipanggil kapan saja (selama jalanan mendukung), meng-interogasi musuh dengan sedikit "penyiksaan", sampai menyelesaikan puzzle!!!.


(masih tergolong "sedikit" bukan ??)

Sayangnya hal ini membuat Batman sangat bergantung kepada Batmobile untuk segala hal, bahkan porsi pemain menggunakan Batmobile terbilang cukup besar yaitu sekitar 45% permainan termasuk side quest, hal ini pada akhirnya akan membuat pemain jenuh karena permainan menjadi begitu repetitif dan akhirnya malah merusak keasyikan bermain. Hal serupa juga terjadi pada boss battle yang tampil sangat sederhana (hanya sekadar menekan berbagai tombol saja).

Tambahan lain yang cukup menarik adalah adanya cukup banyak jumpscare dalam game ini, cukup cocok mengingat setting game ini sangat kelam dan desain lawan-lawan Batman memang menyeramkan. Meskipun sudah mengetahui seluk beluk game ini tetap saja saya terkejut pada satu Jumpscare yang membuat saya memilih untuk berkendara dengan memakai Batmobile untuk sementara saking seramnya.



(selamat tidur...)

psstt, jangan lupa untuk memulai new game+ untuk menemukan adegan tambahan saat The Joker akan dikremasi...

Story Overview

Semua game Arkham menceritakan usaha Batman melawan musuh-musuhnya dalam 1 malam saja!!!

Satu tahun setelah kematian The Joker di "Arkham City", Scarecrow muncul dan memberikan akan menyebarkan fear gas miliknya, hal ini membaut seluruh penduduk kota mengungsi dan membuat ktoa Gotham hanya diisi oleh para kriminal dan sudah menjadi tugas Batman untuk menyelamatkan malam ini dengan bantuan "teman-temannya". Ini akan (kembali) menjadi malam terpanjang bagi Sang Dark Knight.

Dan ternyata Scarecrow tidak sendiri karena dia memiliki rekan bernama "Arkham Knight" yang selain memiliki pasukan militer lengkap juga sangat mengenal tingkah laku dan sifat dari Batman, Arkham Knight sendiri adalah karakter original untuk game ini.


(hei hei siapa dia??? )

Identitas Arkham Knight sendiri akan terungkap menjelang akhir game, jika anda mengikuti kisah komik Batman pasti sudah bisa menebak identitas Arkham Knight dari jauh-jauh hari.

Yang paling menarik adalah selama permainan berlangsung Batman akan "dihantui" oleh The Joker dalam bentuk halusinasi yang membuktikan bahwa Batman belum bisa Move On.

Yang cukup menyebalkan adalah game ini memiliki secret ending yang hanya bisa didapatkan jika kalian menyelesaikan semua side quest (termasuk mengumpulkan semua Riddler Trophies), dan ending rahasia ini sayangnya cukup mengecewakan.

Single Player DLC Overview


Ada cukup banyak tambahan setelah cerita dalam game ini berakhir, dan kali ini pemain dapat berkesempatan untuk memainkan Harley Quinn, Nightwing, Batgirl, Catwoman, Red Hood, bahkan Catwoman. Masing-masing DLC hanya membutuhkan waktu singkat (tidak sampai 10 menit) kecuali untuk Batgirl yang bisa mencapai 1 jam.

Dan karena durasi yang singkat maka para karakter DLC ini tidak bisa di-upgrade yang membuat pemain memulai DLC ini dengan kemampuan standar, bahkan mereka semua terlihat lebih lemah dibandingkan Batman meskipun mereka memakai senjata dalam aksinya. Hal ini juga yang membuat tingkat kesulitan DLC ini cukup tidak adil (terutama Catwoman).

The "Knightfall" Ending (SPOILER!!!!)

Normalnya game akan berakhir dengan Batman berhasil menghentikan Scarecrow, lalu Batman akan mengaktifkan "Knightfall Protocol" JIKA semua kriminal di kota Gotham berhasil ditangkap. Namun sayangnya identitas Batman sudah diketahui oleh semua orang karena ulah Scarecrow!!!

Untuk memperoleh ending ini pemain harus menyelesaikan semua misi "Gotham Most Wanted" termasuk mengumpulkan semua Riddler Trophies, dan jujur saja saya menyerah dan memilih untuk menggunakan Youtube.

Dan ternyata Knightfall Protocol adalah Batman masuk ke Wayne Mansion dan meledak bersama Alfred didalamnya!!! Batman memilih untuk mengorbankan dirinya untuk melindungi orang yang dia sayangi.

..............................................................................

...............................................................................

...............................................................................

Lalu beberapa bulan kemudian, Tim Drake dan Barbara akan menikah dan ada sebuah keluarga yang sedang dirampok oleh 2 orang (hal ini mengingatkan saya pada masa lalu Bruce Wayne), lalu muncul sosok misterius menyerupai kelelawar yang siap menghentikan aksi mereka. Siapakah "sosok misterius" ini ???


Wow, kok jadi mirip sama ending The Dark Knight Rises yang sangat ambigu


(11 12 lah sama film ini)

Saat ending ini pertama kali muncul banyak orang mengira bahwa sosok ini adalah Nightwing/RedRobin/Arkham Knight yang meneruskan peran Bruce Wayne sebagai Batman. Namun dari DLC yang ada dipastikan bahwa mereka memilih untuk mempertahankan identitas mereka masing-masing dan tidak menjadi penerus Batman.

Dua jawaban yang ada adalah Azrael (yang sepanjang game sangat bernafsu untuk menjadi pengganti Batman), tapi sayangnya Azrael menyadari bahwa dirinya dicuci otak oleh organisasi tempat dia bekerja dengan tugas tersembunyi yaitu membunuh Batman, untungnya hal ini berhasil dihentikan oleh Batman dan Azrael memilih untuk membalas dendam kepada organisasi yang sudah membesarkan dirinya (karena Azrael merasa dibohongi).

Yang kedua adalah Bruce Wayne alias Batman MEMALSUKAN kematiannya, cukup logis mengingat mana mungkin Batman mau mengorbankan orang lain (Alfred) selain dirinya dalam Knightfall Protocol, sayangnya sampai hari tidak ada jawaban resmi tentang hal ini.

Saya sendiri merasa Knightfall Ending ini sangat memaksa dan "bodoh", karena selain kriminal yang tetap ada walau Batman mati juga ada berbagai easter egg yang menyatakan bahwa ada Superhero (Superman dan Black Canary) lain di dunia ini, terus kenapa Batman harus tega mengorbankan dirinya disaat ada Superhero lain yang (mungkin) bisa membantu dirinya ???

Singkat kata, untuk sebuah penutup trilogi Arkham Knight gagal memberikan sebuah konklusi akhir yang pantas bagi seorang Batman.... dan sampai sekarang belum ada kabar baru tentang proyek terbaru dari Rocksteady sih, jadi anggap saja jika Arkham series ini sudah berakhir....

Conclusion

Mengulang formula sukses, cerita yang awalnya menarik tapi menurun saat melihat dialog "lebay" dari Arkham Knight, Batmobile yang sangat berlebihan, dan secret ending yang mengecewakan adalah beberapa hal yang saya rasakan saat bermain game ini. Overall Arkham City tetap menjadi seri terbaik dari Arkham Series di mata saya.

My Score

75, I am Bat-Tank!!!