Mohon tunggu...
Teguh Hariawan
Teguh Hariawan Mohon Tunggu... Guru - Traveller, Blusuker, Content Writer

Blusuker dan menulis yang di Blusuki. Content Writer. "Menyurat yang Silam, Menggurat yang Menjelang " : (Nancy K Florida)

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Jalan Tol Sudah Dikebut, Aplikasi Tol Jangan Keteteran

1 Januari 2019   22:19 Diperbarui: 2 Januari 2019   07:56 748
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Aplikasi buatan Waskita ini sebenarnya lumayan bagus. Ada 6 item informasi yang disuguhkan pada pemakainya saat  berkendara di jalan tol. Antara lain, lokasi Rest Area terdekat, besaran Tarif Tol, SPBU terdekat, Rekomendasi Tempat (kuliner  dan destinasi wisata). 

Termasuk hotel yang terdekat yang bisa dipilih dan pengguna akan diarahkan dengan Google Map menuju hotel yang dikehendaki. Tak lupa disiapkan pula fitur call center yang bisa dihubungi jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan darurat saat melaju di jalan tol. 

Walaupun judulnya "Tol Mudik 2018", aplikasi ini  masih layak untuk di download. Namun, jika dalam waktu 2 atau 3 bulan ke depan  tidak di update informasi yang ada di dalamnya, maka aplikasi ini akan benar-benar kadaluwarsa. Nggak percaya, coba intip saja daftar informasi Rest Area yang tersedia. 

Masih sangat terbatas di kisaran KM 200 sampai Km 300. Padahal Tol Trans Jawa sudah mencapi 700 kilometer. Begitupula dengan info-info lainnya. Tidak layak baca. Waskita tinggal memilih tetap meng-update nya atau membuangnya sama sekali. 

Sebai pengguna aplikasi, saya cermati , jika betul-betul dikembangkan aplikasi ini sudah sangat mengarah pada kebutuhan pokok para pengguna jalan tol. Hanya satu yang kurang dari aplikasi ini, yakni tidak mempunyai fitur traffic atau tampilan streaming CCTV di GTO yang ada di sepanjang Trans Jawa.

Fitur Rekomendasi Tempat merupakan salah satu fitur yang menurut saya harus dikembangkan dengan maksimal. Untuk mengangkat pariwisata daerah serta mendongkrak tumbuhnya ekonomi kreatif, harus lebih banyak ditampilkan objek-objek wisata, pusat kuliner,  pusat UMKM dll,  yang bisa dipilih saat pengendara memutuskan harus istirahat dan keluar dari jalan tol. 

tangkapan layar
tangkapan layar
tangkapan layar
tangkapan layar
tangkapan layar
tangkapan layar
JasamargaLive

Sesuai namanya, aplikasi ini dibuat oleh PT Jasamarga. Secara sepintas, aplikasi ini dikhususkan untuk menampilkan streaming CCTV di GTO yang dikelola oleh Jasamarga. Ini lantaran fitur lain sengaja di-off kan oleh pembuatnya. Pengendara bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk melihat GTO mana saja yang sedang kosong atau padat sepanjang Tol Trans Jawa. 

tangkapan layar
tangkapan layar
jasamargalive.com
jasamargalive.com
tangkapan layar
tangkapan layar
I-toll

I toll dibuat oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Statusnya masih beta. Dibuat dengan fokus pada  Navigasi serta CCTV Jalan Tol Indonesia. Fitur utama pada aplikasi i-toll adalah Tarif Tol, CCTV dan Rest Area. 

Sajian info Tarif Tol nya tidak sekedar mencantumkan rupiah yang harus dikeluarkan, tapi dilengkapi dengan jarak tempuh dan estimasi waktu tempuh. Dilengkapi pula dengan Rest Area pada rute yang bersangkutan. Karena masih beta, aplikasi ini belum maksimal dibangun oleh pembuatnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun