Mohon tunggu...
Ina Tanaya
Ina Tanaya Mohon Tunggu... Penulis - Ex Banker

Blogger, Lifestyle Blogger https://www.inatanaya.com/

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Persaingan Perusahaan Korporasi Memikat Generasi Y

20 Maret 2016   18:38 Diperbarui: 20 Maret 2016   19:02 154
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Persaingan Korporasi Memikat Generasi Y"][/caption]Siapa generasi y
Anak-anak yang senang menggunakan teknologi dan bekerja semua serba dengan teknologi ketimbang dengan manula. Kelompok ini juga disebut dengan generasi milenium. Usia mereka masih belasan tahun hingga awal tiga puluhan (lahir sekitar 1980 sampai 2000). Idenya yang sangat kreatif dan brilian kadang-kadang mengejutkan dan selalu ingin mencoba hal-hal yang baru.

Sikap dan kebiasaan generasi Y

Bila berhadapan dengan Generasi Y (gen Y), kesan awalnya mereka itu seperti “cuek” dengan keadaan sekelilingnya, hanya berkonsentrasi apa yang sedang dikerjakan, dan kadang-kadang mereka sering tak bersyukur dengna apa yang dimilikinya, sifatnya egosentri dan individualisme yang sangat tinggi. 


Namun, sisi positif yang lainnya generasi Y dianggap sebagai generasi yang paling kreatif, aktif dan agresif. Selalu ingin yang terdepan dalam teknologi. Keinginan tahu itu membuat mereka selalu mengikuti tren dari teknologi informasi yang terus berkembang setiap saat. Bahkan hebatnya mereka bisa mengerjakan segala sesuatu dengan secara bersamaan, misalnya mengerjakan program sambil mendengarkan musik dari iPod yang menempel di telinganya. Mereka dapat menuliskan email di tablet, sekaligus chatting dari telpon pintar. Sayangnya hal ini dianggap bahwa mereka itu tak serius atau tak disiplin oleh generasi pendahulunya.

Perkembangan Generasi Y

Gen Y adalah generasi yang berkembang dalam era teknologi informasi dan teknologi wireless. Mereka selalu peka untuk terus menutut dirinya tak mau ketinggalan dalam setiap proses perubahan. Mereka sangat aktif dalam media jejaring sosial dan selalu berpusat pada diri sendiri dan unggul dalam meraih prestasi untuk jadi nomer satu dari teknologi informasi yang terbaru. Majalan Time menyebut generasi ini sebagai “me me me generation’’.


Bekerja dengan kreativitas dan tangguh dalam persaingan walaupun kelihatannya mereka itu santai dan selalu cari hura-hura. Tetapi justru mereka itu punya obsesi untuk selalu open-minded dengan techonologi, berinteraksi dengan mereka semua senang bekerja dengan suana kerja yang tak menekan.


Lalu, keunggulan mereka itu dijadikan perburuan oleh para perusahan yang berbasis digital terutama yang bekerja dalam bidang rintisan (start up). Para eksektif perusahaan berlomba untuk menarik para generasi Y ini ikut serta dalam barisan eksekutif untuk memajukan perusahaan mereka.

Perburuan dan lirikan dari perusahaan mapan yang mencari tenaga generasi Y agar mereka punya SDM yang berkualitas tinggi,kreatif dan maju. Suasana kompetisi dari para pengusaha itu sudah sangat kelihatan. Langkah penawaran pun sering dibuat ketika para mahasiswa/i berprestasi yang belum lulus. Mereka diminta untuk magang di perusahaan dan setelah studi selesai, mereka dapat melanjutkan bekerja di perusahaan.


Kriteria perusahaan yang mencari generasi Y itu pasti sesuai dengan potensi,kemampuan dari perusahaan. Yang paling penting tentunya perusahaan akan mencari mereka yang punya nilai hidp yang sama dengan perusahaan. Mereka ingin agar hubungan kerja itu dapat langgeng dan keselarasan dalam pikiran, tindakan dan hati pun terjalin.

Para perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, biasanya punya divisi untuk rekrutmen dan pelatihan. . Mereka akan dididik dengan seleksi ketat dan rangkaian training, bahkan ada penyediaan sponsor untuk pendidikan lanjutan dan pengembangan profesional di lingkurangan kerja yang kreatif dan dinamis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun