Mohon tunggu...
Wikan Widyastari
Wikan Widyastari Mohon Tunggu... Ordinary Mom

A proud mother 0f 3

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Pandemic, PJJ dan Amal Jariyah Tanpa Keluar Biaya

3 Agustus 2020   06:01 Diperbarui: 3 Agustus 2020   07:26 38 2 0 Mohon Tunggu...

Bulan terakhir ini laptop yang biasanya nganggur di rumah, mulai sering keluar dipinjam tetangga. Ada yang pinjam selama sebulan, karena anaknya harus mengerjakan tugas akhir di sekolahnya, ada yang meminjam untuk PJJ selama 2 hari, terus berputar. Yah, meskipun bukan laptop dengan spec  tinggi tapi cukup memadai untuk dipakai dalam berbagai kegiatan anak-anak. Begitu juga dengan smartphone. 

Pandemic Covid19 memang akibatnya luar biasa. Selain bahwa banyak orangtua yang kehilangan penghasilan, pola belajar anak-anak pun berubah. Mereka tak lagi bisa masuk sekolah, bertemu dengan kawan-kawan dan guru mereka, entah sampai kapan. Lalu pembelajaran jarak jauh pun menimbulkan banyak masalah di keluarga. Bagi keluarga yang mampu, tidak ada masalah untuk menydiakan gadget yang dibutuhkan, maka PJJ pun berjalan mulus, namun bagi keluarga tak mampu,  PJJ merupakan masalah yang sangat besar. Tak heran kadang menimbulkan pertengkaran di keluarga. Orangtua frustrasi karena tak mampu membelikan gadget untuk anaknya, si anak frustrasi karena tak bisa mengikuti pembelajaran yang seharusnya.

Laptop kami yang berputar, membuktikannya. Dan saya yakin bahwa ribuan, mungkin ada  jutaan keluarga mengalami masalah yang sama. jika laptop bisa dipinjamkan kemana-mana  bergantian, maka agak lebih sulit dengan smartphone. Gadget ini sangat personal. Agak sulit membayangkan sebuah smartphone dipakai berganti-ganti. Karena ini memiliki no yang melekat pada si pemilik, dia juga sarana komunikasi yang lebih personal. Padahal smartphone juga merupakan salah satu gadget yang wajib dimiliki untuk bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran Jarak Jauh menimbulkan banyak masalah, selain masalah perangkat, juga masalah dana. Mengikuti PJJ dengan zoom misalnya akan memakan kuota intenet yang cukup besar. Sehingga dana yang harus disiapkan juga akan cukup besar. 

Menyadari banyaknya keluarga tidak beruntung yang kesulitan menyediakan gadget untuk mendukung PJJ anak-anaknya, nampaknya sudah selayaknya kita, sebagai bagian dari masyarkat mulai bergerak untuk membantu. Saat ini, bersama Komunitas  Soaial Lingkar Bunda, kami mulai bergerak untuk mencari donasi, baik berupa uang, maupuun handphone bekas -yang saya yakin- pasti ada di tiap keluarga yang mampu. Karena sering berganti handphone dengan type terbaru sering dikukan. Kenapa HP bekas yang spec nya masih mendukung tidak didonasikan saja? Gadget menganggur di rumah kita, pasti akan sangat membantu anak-anak yang membutuhkan, dia juga akan menjadi amal jariyah bagi kita. 

Tapi bagaimana jika di rumah kita tak ada gadget dan kita ingin membantu? Membuka garage sale bisa menjadi salah satu caranya. Sisihkan barang-barang anda yang masih bagus dan tidak terpakai. Tas, sepatu, panci, apapun, lalu juallah dengan harga murah..sangat murah. Saya yakin banyak tetangga kita yang membutuhkan dan mau membelinya. Dari hasil penjualan itu, kita akan bisa membeli HP bekas yang bisa kita sumbangkan ke tetangga atau siapapun yang membutuhkan. Dengan begitu akan banyak yang kita capai, kita bisa membersihkan rumah kita, semakin sedikit barang di rumah semakin baik. Kita bisa bersedekah pada tetangga yang membutuhkan, sekaligus kita bisa berkontribusi membantu lancarnya PJJ yang harus diikuti anak-anak dengan membantu memberikan gadget yang mereka butuhkan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x