Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru - Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Ketika Guru Diobok-obok Sertifikat Online, dan ikut Webinar Sosialisasi Supaya Nambah Point di Aplikasi PMM

19 Januari 2024   11:21 Diperbarui: 19 Januari 2024   16:57 50234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pendahuluan

"Ketika guru diobok-obok sertifikat online dan Ikut Webinar Sosialisasi supaya nambah point di aplikasi PMM" adalah judul tulisan Omjay kali ini. Pengurus Besar PGRI harus segera bergerak cepat memberikan komentar atas ketidak nyamanan ini. Guru menjadi resah dan gelisah. Tentu saja harus berbasis data, dan masukan dari para anggota PGRI.

https://forms.gle/RTnpz6DcxKSAjyPV9

Semenjak ada pengelolaan kinerja guru PNS masuk dalam aplikasi PMM. Ada yang pro dan ada yang kontra di kalangan guru PNS itu sendiri. Namun apa daya, guru Indonesia belum merdeka. Mereka tak bisa menyampaikannya secara langsung. Unek-unek ini sengaja Omjay tumpahkan di kompasiana. Supaya kita bisa mengkritisi aplikasi PMM dengan baik dan bijaksana.

https://www.kompasiana.com/wijayalabs/65a49536de948f224f73c4a2/kurikulumnya-sudah-merdeka-kok-gurunya-belum-merdeka

WhatsApp group guru sudah banyak diisi oleh informasi webinar nasional dengan point sertifikat yang menggiurkan. Terkadang bisa sampai 40 jam pelajaran, sementara waktunya hanya 3 hari. Sungguh tidak masuk di akal pikiran sehat. Ada oknum yang sengaja mencari peluang bisnis di saat guru PNS resah dan gelisah.

Tanpa disadari guru menjadi agen hoaks yang menyebabkan data pribadinya diambil oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Guru yang awalnya seorang pendidik menjadi seorang pemburu. Mereka berburu sertifikat webinar sosialisasi kinerja guru untuk mendapatkan poin di aplikasi PMM.

Contoh Webinar 32 jam/ dokpri 
Contoh Webinar 32 jam/ dokpri 

Ciri-ciri diklat/seminar/workshop abal-abal yaitu:

  • Calon peserta diminta meneruskan info ke grup-grup yang lain dan mengirim hasil screen shoot ke pembuatnya.
  • Tidak disebutkan secara explisit (jelas) penyelenggaranya. Hanya disebut : “bekerja sama dengan lembaga-lembaga resmi/universitas-universitas pendidikan.”
  • Saat pengambilan sertifikat ditarik biaya dengan dalih sebagai donasi atau sumbangan
  • Peserta diminta klik “follow” dan minimal klik untuk melihat video melalui link dari panitia

Oleh karena itu bapak ibu guru harus hati-hati. Mohon hati-hati sekali, karena data-data identitas diri kita mulai dari:

  • a. Nama
  • b. Gelar
  • c. NIP
  • d. No. HP
  • e. NIK
  • f. No. rekening
  • g. Bahkan ada yang harus upload KTP/kartu identitas diri yang lain

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun