Mohon tunggu...
Widz Stoops
Widz Stoops Mohon Tunggu... Asisten Pribadi - Penulis buku “Warisan dalam Kamar Pendaringan”, Animal Lover.

Smile! It increases your face value.

Selanjutnya

Tutup

Music Pilihan

Musik | Renungan di Balik Uang Receh Lima Sen

3 Januari 2021   12:03 Diperbarui: 3 Januari 2021   12:20 561
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di penghujung akhir tahun 2020, salah seorang Kompasianer Romo Bobby mengirimkan tautan artikelnya kepadaku tentang sekolah untuk anak gelandangan yang didirikan oleh almarhum Paulus Madur.

Disaat yang bersamaan seorang kerabat dekat juga mengirimkan tautan lagu "On The Nickel" ciptaan Tom Waits.

Entah roh apa yang membisikkanku untuk membaca artikel Romo Bobby sambil mendengarkan lagu kiriman kerabatku itu. Yang jelas kombinasi keduanya telah berhasil membentuk sungai air mata di pipiku pada malam tahun baru lalu.

Aku tidak akan membahas tulisan Romo Bobby, tapi kalau kalian penasaran dengan artikelnya sila klik di sini. Sekarang yang ingin aku bahas adalah lagu kiriman kerabat dekatku tersebut.

Sebelum lebih lanjut mengupas lagunya, mungkin kita harus tahu dulu siapa sih Tom Waits itu? Sebagian generasi X dan Millenial mungkin mengenalnya.

Ia adalah seorang musisi Amerika dengan genre Experimental Blues Jazz Rock dan cukup punya nama besar di era tahun 1980-1990an. Lirik lagu-lagunya sangat puitis, mengandung banyak makna yang tersirat di dalamnya.

Sebut saja beberapa lagu hits yang diciptakan Tom Waits antara lain ; Tom Traubert's Blues (Waltzing Mathilda), Downtown Train, kedua lagu ini kemudian dipopulerkan kembali oleh Rod Stewart, Jersey Girl (dinyanyikan oleh Bruce Springsteen), On The Nickel dan masih banyak lagi.

Judul On The Nickel sendiri diambil dari istilah nama jalan di Los Angeles, 5th Avenue. Dalam kehidupan sehari-hari orang Amerika  menyebut jalan ini dengan sebutan Nickel atau 5 sen.

Sebelum menjadi 5th Avenue, jalan ini bernama Skid Row terletak di Downtown Los Angeles, yang sejak tahun 1930an hingga sekarang merupakan tempat yang dipadati oleh para gelandangan, kalau tidak percaya boleh tanya Kompasianer Sirpa yang tinggal di California, he..he.

Pada tahun 2019, tercatat sekitar 4200 hingga 8000 gelandangan di Amerika. Sebagian besar dari mereka hidup di Skid Row.

Sumber : Wikipedia
Sumber : Wikipedia
Istilah "Skid Row" atau "jalan sarad", berasal dari istilah penebangan. Penebang akan mengangkut kayu gelondongan ke sungai terdekat dengan cara menggelindingkannya ke bawah jalan yang telah dilumuri minyak (greased skid).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Music Selengkapnya
Lihat Music Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun