Mohon tunggu...
KKN 98 Kolaboratif Kab Jember
KKN 98 Kolaboratif Kab Jember Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif se-Kabupaten Jember kelompok 98 yang terdiri dari Universitas dr. Soebandi, Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, dan Universitas Islam Jember

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Jelajah Industri Rumah Tangga Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember

7 Agustus 2022   23:50 Diperbarui: 8 Agustus 2022   00:06 108 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kunjungan ke industri rumah tangga usaha ternak ayam potong./Dokumentasi pribadi

Melalui upaya pemetaan potensi UMKM yang berada di Desa Balung Kidul, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 98 se-Kabupaten Jember yang terdiri dari Universitas dr. Soebandi, Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, dan Universitas Islam Jember mengidentifikasi aktivitas industri rumah tangga yang berada di Desa Balung Kidul.

Beberapa industri yang teridentifikasi diantaranya yaitu industri pengerajin batu bata, pengolahan dan penyimpanan hasil (gudang) pertanian komoditas jagung, peternak ayam potong, produsen kerupuk, serta rumah produksi susu kedelai dan arum manis.

Pengrajin batu bata merupakan salah satu industri rumahan yang cukup banyak menyerap tenaga kerja karena pembuatan batu bata membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang. Pembuatan batu bata dimulai dari pembuatan adonan, pencetakan, pengeringan, dan pembakaran yang membutuhkan waktu sekitar 1 minggu.

Usaha pengolahan dan penyimpanan hasil (gudang) pertanian juga merupakan industri yang cukup berperan dalam membuka lapangan pekerjaan di Desa Balung Kidul. Pasalnya dalam usaha tersebut juga membutuhkan transportasi dan tenaga kerja.

Salah satu industri yang Kami kunjungi merupakan industri pengolahan dan penyimpanan pipil jagung. Proses penyelepan jagung dilakukan dengan tahapan pengeringan yang dilakukan 1 hari. Setelah itu, jagung dikemas dan siap dijual. Limbah hasil pengolahan jagung dijual atau dimanfaatkan sebagaimana dijelaskan pada artikel “Eksplorasi penerapan less waste melalui sinergisme Home Industry di Desa Balung Kidul oleh Kelompok KKN Kolaboratif 98 se-Kabupaten Jember”.

Industri ayam potong juga cukup membantu membuka lapangan pekerjaan di Desa Balung Kidul. Salah satu industri yang Kami kunjungi bahkan melakukan mitra dengan PT Semesta Mitra Sejati.

Kunjungan industri rumah tangga usaha rumah produksi kerupuk/Dokumentasi pribadi
Kunjungan industri rumah tangga usaha rumah produksi kerupuk/Dokumentasi pribadi

Rumah produksi pengolahan kerupuk juga cukup membantu dalam menyerap tenaga kerja di Desa Balung Kidul. Pasalnya proses pembuatan kerupuk dilakukan cukup panjang dimulai dari pembuatan adonan, pencetakan, pengeringan, dan pengemasan yang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Penjualan kerupuk masih dilakukan secara konvensional dan dijual kepada distributor. Selain itu, produksi kerupuk juga masih berorientasi pada permintaan pasar yang telah ada.

Rumah produksi arum manis dan susu kedelai juga cukup berperan dalam membuka lapangan pekerjaan di Desa Balung Kidul. Pasalnya produksi pada skala rumahan masih dilakukan secara konvensional, mulai dari pembuatan produk hingga pengemasan. Pasar yang dijangkau juga masih cukup konvensional, dimana penjualan hanya berorientasi pada pangsa pasar yang sudah ada.

Kunjungan industri rumah tangga usaha rumah produksi arum manis dan susu kedelai/Dokumentasi pribadi
Kunjungan industri rumah tangga usaha rumah produksi arum manis dan susu kedelai/Dokumentasi pribadi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan