Mohon tunggu...
wahyu
wahyu Mohon Tunggu... Sales - mahasiswa

hi, saya wahyudin sebelumnya saya masih berpropesi sebagai karyawan swasta dan saat ini masih aktif pula sebagai maha siswa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Dampak Keberadaan Online Business terhadap Pasar Tradisional di Indonesia

4 Desember 2022   22:45 Diperbarui: 4 Desember 2022   23:06 100
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Apa itu online business? online business adalah semua kegiatan perdagangan yang dilakukan melalui media elektronik seperti cell phone dengan menggunakan web. Perkembangan teknologi, khususnya Web, mempengaruhi banyak bidang kehidupan, termasuk ritel. Perdagangan telah berubah dalam hal expositions jual beli dan pemasaran produk. Compositions perdagangan ini umumnya dikenal sebagai electronic trade atau singkatnya web based business.

David Baum (1999) kemudian juga mendefinisikan online business sebagai seperangkat teknologi dinamis dengan bentuk aplikasi dan compositions bisnis yang menghubungkan bisnis, konsumen, dan masyarakat melalui web based business dalam pertukaran barang, jasa, dan informasi secara elektronik.

Pemahaman tentang internet business ini dapat menyebabkan kesalahpahaman tentang bagaimana sistem internet business dan pasar. Istilah web based business digunakan untuk menggambarkan semua transaksi yang menggunakan media elektronik atau web

Sedangkan commercial center sendiri merupakan salah satu model internet business dan berperan sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Penjual yang berdagang di pasar hanya perlu membeli. Semua aktivitas lain, seperti manajemen situs web, telah diambil alih oleh sebuah stage situs seperti Shopee dan Lazada sebagai dua contoh commercial center.

Internet business ini menawarkan banyak perubahan terkait compositions perdagangan. Jika compositions jual beli tradisional membutuhkan pertemuan tatap muka antara pembeli dan penjual, internet business tidak lagi membutuhkannya. Pembeli dapat berdagang di berbagai kota tanpa pertemuan dan berkomunikasi melalui web. Internet business menguntungkan pembeli dan juga penjual. Pembeli lebih hemat biaya dan waktu karena tidak perlu jauh mencari barang yang dibutuhkan.

Selain kelebihan tersebut, ada juga kekurangannya saat memproses transaksi jual beli melalui Web. Kerugiannya adalah pembeli tidak dapat melihat barang secara langsung dan memegang bahan dari mana barang tersebut dibuat.

Selain itu apakah keberadaan e-commers berpengaruh terhadap pasar tradisonal?

Mungkin tidak sedikit pedagang yang merasakan dampak buruk dari keberadaan internet business ini, bahkan ada beberapa kios dan shopping center yang tutup karena terkena dampak yang diakibatkan oleh internet business ini. Menurut saya para pedagang juga seharusnya mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju, agar mampu menyeimbangkan pelanggan yang lagi tren berbelanja online saat ini, meski begitu pasar tradisonal tetap mempunyai pelanggan tetap dan banyak pula yang bertahan di period belanja online ini.

Berbelanja secara online memanglah praktis tidak perlu datang ke pasar atau bertemu penjual secara tatap muka seperti dipasar tradisonal. Nah sebagai contoh masyarakat lebih ramai berbelanja secara online seprti di shopee atau tokopedia dan banyak lagi commercial center lainnya. Namun pasar tradisional tidak takut kehilangan pelanggan mereka, bahkan beberapa penjual pasar tradisioal juga ikut memasarkan produknya di beberapa commercial center agar mendapat keuntungan dan pelanggan online juga loh.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun