Mohon tunggu...
Uun Hikma
Uun Hikma Mohon Tunggu... pwk

PWK Unej

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Keunggulan dan Kelemahan LQ Pada Sektor Basis

2 Desember 2019   22:41 Diperbarui: 2 Desember 2019   22:49 1453 0 0 Mohon Tunggu...

Untuk mengetahui sejauh mana tingkat spesialisasi sektor-sektor ekonomi di suatu daerah atau sektor-sektor apa saja yang merupakan sektor basis atau leading sektor. 

Pada dasarnya teknik ini menyajikan perbandingan relatif antara kemampuan suatu sektor di daerah yang diselidiki dengan kemampuan sektor yang sama pada daerah yang menjadi acuan. 

Satuan yang digunakan sebagai ukuran untuk menghasilkan koefisien LQ tersebut nantinya dapat berupa jumlah tenaga kerja per-sektor ekonomi, jumlah produksi atau satuan lain yang dapat digunakan sebagai kriteria.

Teknik analisis dengan LQ belum bisa memberikan kesimpulan akhir dari sektor-sektor yang teridentifikasi sebagai sektor strategis. Namun untuk tahap pertama sudah cukup memberi gambaran akan kemampuan suatu daerah dalam sektor yang teridentifikasi.

Asumsi metoda LQ ini adalah penduduk di suatu wilayah yang mempunyai pola permintaan wilayah sama dengan pola permintaan wilayah acuan. Asumsi lainnya adalah permintaan wilayah akan suatu barang akan dipenuhi terlebih dahulu oleh produksi wilayah, kekurangannya diimpor dari wilayah lain. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan survei berdasarkan data sekunder. 

Pengumpulan data sekunder bersumber dari dokumen yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik Kota/Kabupaten dan Badan Pusat Statistik Provinsi (BPS). Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi sektor dan sub sektor-sub sektor unggulan di suatu Kota/Kabupaten dengan analisis LQ. 

Input data yang digunakan pada perhitungannya adalah nilai produksi tiap sektor dan sub sektor di suatu Kota/Kabupaten dan Provinsi berdasarkan nilai pendapatan sektor dan sub sektor total.

Keunggulan Analisis LQ:

Location Quotient merupakan suatu cara untuk menganalisa yang sering digunakan, mudah dan cepat. LQ  digunakan sebagai cara analisis awal untuk suatu daerah, yang kemudian dapat dilanjutkan dengan alat analisis lainnya. Karena sederhana, LQ dapat dihitung berulang kali untuk setiap perubahan spesialisasi dengan menggunakan berbagai perubahan acuan dan periode waktu. Perubahan tingkat spesialisasi dari tiap sektor dapat pula diketahui dengan membandingkan LQ dari tahun ke tahun.

Kelebihan   metode   LQ   dalam   mengidentifikasi komoditas unggulan antara lain adalah karena penerapannya yang sederhana, mudah dan tidak memerlukan   program   prngolahan   data   yang   rumit.   Penyelesaian   analisis   bisa dengan menggunakan   program   dari   Excel.


Kelemahan Analisis LQ:

 Nilai LQ dipengaruhi oleh berbagai faktor. Nilai hasil perhitungannya bias, karena tingkat disagregasi perubahan spesialisasi, pemilihan perubah acuan, pemilihan entity yang diperbandingkan, pemilihan tahun dan kualitas data.

Analisis dengan LQ ini,  yang dituntut   adalah   akurasi   data.   Sebaik   apapun   hasil   olahan   LQ   tidak   akan   memiliki banyak banyak jika data yang digunakan tidak valid. Oleh karena itu sebelum memutuskan menggunakan analisis   LQ   maka   validitas   data   sangat   diperlukan.   Disamping   itu   untuk menghindari bias musiman dan tahunan diperlukan nilai rata-rata dari data series yang cukup panjang, sebaiknya tidak kurang dari 5 tahun. Sementara itu di lapangan, dalam pengunpulan data yang panjang ini sering mengalami hambatan.

VIDEO PILIHAN