Mohon tunggu...
Urip Widodo
Urip Widodo Mohon Tunggu... Peg BUMN - Write and read every day

Senang menulis, membaca, dan nonton film, juga ngopi

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Mencegah Anak Terpapar Konten Porno

12 April 2022   03:28 Diperbarui: 12 April 2022   18:24 953
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

sumber: haibundacom
sumber: haibundacom

Berikut ini beberapa dampak konten dewasa terhadap anak yang harus diketahui orang tua.

Hubungan Seksual Dini

Seorang anak, terutama yang mulai beranjak dewasa, saat melihat tayangan aksi porno tentu akan membangkitkan keinginannya untuk merasakan hal yang sama. Hal ini akan lebih parah kalau pergaulan pun tanpa pengawasan.

Banyak kasus yang viral bagaimana sepasang anak SMA tertangkap kamera sedang melakukan seperti apa yang mereka lihat di konten-konten dewasa.

Kecanduan Konten Porno

Tidak bisa dipungkiri anak-anak yang terpapar 'virus' porno, karena sering melihat konten dewasa, akan terjangkit kecanduan menikmati konten-konten porno. Paparan virus porno ini dapat menyebabkan gangguan terhadap perkembangan sosial dan interpersonal mereka.

Paparan virus porno dapat merusak kompas moral anak. Bahkan berpotensi mengarahkan mereka untuk melakukan tindakan seksual terhadap orang lain; melakukan tindakan pemerkosaan, pencabulan, atau kekerasan seksual.

Mendorong Tindakan Kekerasan

Konten dewasa dengan kekerasan akan sangat mendistorsi cara anak-anak melihat dunia ini. Contoh kasus yang terjadi tahun 1970-an di USA. Theodore Robert (Ted) Bundy, seorang Pembunuh berantai yang terkenal tahun 1970-an, yang menjalankan aksinya disertai pemerkosaan kepada korbannya, disinyalir terpapar virus pornografi sejak usia dini.

Gangguan Kecanduan Internet

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun