Unggul Sagena
Unggul Sagena Pekerja Sosial

Pegiat Literasi Digital. Suka Menulis. Suka Berteman. Suka Pasir Pantai. Pengelola Akun @unggulcenter dan Blog www.unggulcenter.org

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Kikuo Ibe dan Mereka yang Temukan, Tantang dan Berdamai dengan Gravitasi

14 Desember 2017   22:35 Diperbarui: 16 Desember 2017   01:18 698 1 1
Kikuo Ibe dan Mereka yang Temukan, Tantang dan Berdamai dengan Gravitasi
Seorang Wanita Serius Menunggu Bapak-nya G-Shock, Kikuo Ibe, pada Bincang media G-SHOCK: Innovate, Level Up Your Life! di Jakarta (07/12/2017)

Mereka dan Gravitasi

Gravitasi bumi atau gaya tarik bumi merupakan hal yang sudah kita ketahui. Apalagi, tak ada anak Sekolah Dasar yang tak mempelajarinya. Kita semua tahu kalau benda benda yang kita lempar ke angkasa akan kembali menyentuh bumi dan itu karena adanya gravitasi.

Gravitasi adalah gayatarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Gravitasi matahari mengakibatkan benda-benda langit berada pada orbit masing-masing dalam mengitari matahari. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.

Itulah gaya tarik bumi. Gravitasi. Namun sebelum itu, tak ada ilmu yang secara ilmiah menyebutnya. Bahkan, ide bahwa matahari sebagai pusat tata surya pun diganjar hukuman tahanan rumah hingga mati bagi Galileo Galilei yang menemukan teropong . 

Tidak, sebelum Sir Isaac Newton menemukan rumusnya dari sebuah apel yang berkali kali dijatuhkan dari pohon. Hasil bertahun percobaan dikombinasi semangat #pantangmenyerah dibukukan pada  Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica yang diterbitkan pada tahun 1687 dan dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. 

Sir Isaac Newton dan Galileo Galilei (Wikipedia)
Sir Isaac Newton dan Galileo Galilei (Wikipedia)
Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama.

Ya penemu gravitasi bisa dikatakan beliau.  Kita tahu gravitasi adalah warisan alam namun kita baru menamainya kemudian. Serta menjadi ilmu dan acuan fisika untuk berbagai inovasi dan penemuan berikutnya. Mungkin, bahkan Newton berpikir, angkasa dan luar angkasa dengan gravitasinya sendiri.

Namun; dengan diterimanya teori ini mengakibatkan taken for granted. Masyarakat percaya dan menjadikan ini sebuah "takdir". Sesuatu yang bodoh jika melawan takdir ini. Jatuh itu kebawah. Jatuh, itu pecah. 

Namun kemudian, lahir orang-orang yang kemudian "menantang gravitasi" tanpa lelah untuk membuktikan gaya tarik ini bukanlah masalah untuk menjadikan hidup lebih baik. Mereka tetap menggulirkan ide-ide, inovasi  walau dicemooh.

wright-bersaudara-5a340a94dd0fa8114b1bbc92.jpg
wright-bersaudara-5a340a94dd0fa8114b1bbc92.jpg
Orville dan Wilbur Wright contohnya. Kakak adik penemu pesawat terbang ini dicemooh ketika mencoba terbang dengan sayap. Teori fisika yang dibangun tetap membuat mereka persisten merakit pesawat buatan. 

Bahkan mereka konon tidak sempat menikah dan wright bersaudara meninggal lajang dan mewariskan pikiran bahwa gravitasi bukan untuk dianggap fitrah tapi bisa dilakukan sesuatu. 

Hingga kemudian balon udara muncul. Led Zeppelin muncul. Pesawat berbaling diciptakan; dan manusia menantang gravitasi dengan pergi ke ruang hampa udara diluar angkasa. Berbeda tujuan namun tetap dalam linear filosofi yang sama. 

Armstrong dan Gagarin, astronot dan kosmonot dari dua negara berbeda telah membuat perbedaan signifikan utk mereka yang menerima apa adanya gravitasi dengan mereka yang menantang dan memanfaatkan gravitasi.

yuri-gagarin-neil-amstrong-5a340afcf1334414043baac2.jpg
yuri-gagarin-neil-amstrong-5a340afcf1334414043baac2.jpg
Pemanfaatan gaya tarik bumi juga berkembang. Ternyata, gravitasi itu sesuatu yang menantang. Menunggu orang-orang memanfaatkan maupun "memanipulasi"nya. 

Aliran air yang selalu mengarah ke bawah didongkrak penemuan kincir yang membawa energi. Manusia akhirnya berdamai dengan gravitasi melalui pemanfaatan untuk kehidupan yang lebih baik!

Berdamai.  Mungkin contoh lain namun sangat penting di era modern dari linimasa penemuan terkait gravitasi bs kita lihat dari karya seorang Kikuo Ibe. Penemu G-Shock. Jam tangan pertama yang "berdamai" dengan gravitasi.  Ini dia mereka yang memandang gravitasi bukan musuh, tapi harus ditaklukkan dan menjadi manfaat.

Kikuo Ibe bapak G-Shock (g-street.com.au)
Kikuo Ibe bapak G-Shock (g-street.com.au)
Kikuo yang Berdamai dengan Gravitasi

Diciptakan tahun 1983, jam ini bukan tiba tiba muncul. Persistensi Ibe-san untuk mencari bahan yang anti lempar untuk sebuah jam tangan yang dikenal rentan. Ibei san memanipulasi gravitasi yang secara umum berkaitan dengan perusak. Dia membiarkan gravitasi berkarya dengan hukumnya. 

Namun dia tak mau terjebak dengan hukum tersebut. Dan menciptakan sesuatu yang dia pikirkan sejak dulu; saat memerhatikan bola bekel dan mencari tau bagaimana agar jam tangan Ayahnya tak lagi rentan dan pecah. Tak mau dikalahkan gravitasi seperti dulu, memecahkan jam arloji Ayah yang dicintainya. 

Cerita Kikuo Ibe mengenai awal mula G-Shock beliau sampaikan dalam bahasa Indonesia dibantu animasi
Cerita Kikuo Ibe mengenai awal mula G-Shock beliau sampaikan dalam bahasa Indonesia dibantu animasi
Kikuo Ibe berkata, "Saya bertekad membuat jam tangan yang kuat dan tahan banting setelah secara tidak sengaja memecahkan jam tangan hadiah dari ayah saya. Tekad tersebut yang memicu saya bereksperimen selama dua tahun penuh, dengan 200 prototipe, dan akhirnya menghasilkan inovasi desain hollow case; berikut bantalan pengaman sebagai pelindung menyeluruh; yang semuanya merupakan bagian penting dari ketangguhan G-SHOCK."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2