Mohon tunggu...
ULIL NUR INAWATI
ULIL NUR INAWATI Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Brawijaya

Tertarik pada bidang Sastra Indonesia dan Jurnalistik

Selanjutnya

Tutup

Beauty

Let Me Love Me, Before I Love You

22 September 2022   08:32 Diperbarui: 22 September 2022   08:34 69 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Beauty. Sumber ilustrasi: Unsplash

Untuk penulis, dan siapapun yang sedang membaca ini. Kalian pasti pernah berbicara
tentang cinta? Cinta itu apa sih?


Bagi penulis cinta itu sebuah kekuatan maha besar dalam hidup. Ia memberikan kekuatan
untuk menghadapi kerasnya dunia. Memberikan perasaan dicintai dan kasih sayang.
Namun cinta bisa gagal. Ada saja oknum yang tidak mau menghargai apa itu cinta. Kadang
manusia hanya mau dicintai tanpa mau mencintai. Pada akhirnya manusia hanya tahu akhir
dari cinta itu sendiri, yaitu kecewa.
Itulah kenapa kita seharusnya belajar mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain.
Kenapa? Karena satu-satunya yang tersisa ketika semua orang menghilang ya hanya dirimu
sendiri.


Kalian pasti sudah tidak asing dengan istilah insecure. Perasaan merasa tidak aman dengan
apa yang orang lain miliki. Padahal belum tentu juga lho, orang lain merasa aman
denganmu. Meskipun kita tidak bisa memungkiri bahwa kita tidak bisa merasa insecure, kita
tetap bisa kok menghindari berpikir insecure.
Kawan, seberapa penting kita harus mencintai diri sendiri? Bisa saya bilang sangat penting.
Mulailah untuk mencintai dirimu sendiri. Mencintai kelebihanmu, mencintai apa yang sudah
kamu miliki dan apa yang sudah Tuhan berikan.


Apa sih yang sering membuat kita insecure? Penampilan, kekayaan, bahkan gaya hidup.
Kadang tampilan orang lain yang merasa lebih baik dari kita. Manusia selalu menggunakan
standar sekalipun dalam visual. Cara kita menyikapi ini adalah dengan berusaha
memperbaiki diri. Jadikan penampilan orang lain sebagai motivasi. Bukan berarti kita harus
mengikuti yang lain. Mulai dari hal kecil, seperti membiasakan hidup bersih dan sehat.
Meskipun begitu ada banyak hal yang tidak bisa kita ubah dari fisik diri sendiri. Tidak
masalah. Standar kecantikan setiap orang berbeda. Bukan tentang harus berkulit putih
mulus, memiliki dagu lancip atau berbadan langsing. Tidak sedikit kasus terlalu mengikuti
standar kecantikan malah memperburuk kondisi fisik. Jadilah rupawan menurut dirimu
sendiri.


Kadang kekayaan membuat kita insecure. Kawan, kita tidak bisa menuntut ingin dilahirkan
dalam keadaan seperti apa. Keadaan kaya atau miskin, laki-laki atau perempuan, kita tidak
bisa meminta semua itu. Tapi jadikan kekayaan orang lain sebagai motivasi. Berusaha
keras, bekerja keras sehingga mendapatkan apa yang kita inginkan.


"Terlahir miskin, itu bukan salah kamu, tetapi mati dalam keadaan miskin itu sudah pasti
salah kamu." -Bill Gates
Apa sih yang seharusnya membuat kita insecure? Prestasi, kebaikan. Nah, ini yang
seharusnya membuat kita insecure. Bukan penampilan apalagi kekayaan. Pacu diri sendiri
agar terus berprestasi dan melakukan hal-hal baik.

Sebenarnya apa yang membuat kita insecure adalah berawal dari diri sendiri. Kita yang
tidak menyadari potensi dalam diri sendiri. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Ialah
dengan memperbarui potensi kita. Mulailah untuk belajar hal baru. Asah bakat dan minatmu.
Jadilah yang terbaik dari dirimu sendiri setiap waktunya. Bahwasanya besok harus lebih baik
dari hari ini.


Tahukah kalian, insecure juga dapat mengakibatkan masalah secara mental. Kita jadi sering
membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Merasa tidak lebih baik dari orang lain.
Padahal kamu itu unik lho. Kamu punya potensi yang tidak semua orang miliki. Kamu hebat.
Kamu tidak ada duanya di dunia ini.


Kesimpulannya, cobalah untuk mencari hal unik dalam dirimu. Jangan terlalu berpikir
tentang standar. Karena standar setiap orang berbeda. Gali bakat dan minatmu dan jadilah
berprestasi. Meskipun insecure tidak bisa kita hindari, jadikan itu untuk memacu diri. Kamu
bisa!

Mohon tunggu...

Lihat Konten Beauty Selengkapnya
Lihat Beauty Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan