Mohon tunggu...
DHD Farm Indonesia
DHD Farm Indonesia Mohon Tunggu... Administrasi - Budidaya Lele Organik Sistem Kemitraan yang Saling Menguntungkan

Usaha budidaya lele biofloc https://www.facebook.com/pengusahalelecerdas

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Manajemen Sampah Hotel

15 November 2018   13:36 Diperbarui: 15 November 2018   13:59 1301
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Mengapa Mengurangi Sampah?

Semakin lama semakin sulit dan mahal untuk membuang sampah

Seorang pengunjung hotel rata-rata menghasilkan sekitar 1 kg sampah per  malam, dimana lebih dari separuhnya adalah sampah kertas, plastik, dan   kardus. Selain memberikan dampak yang negatif terhadap lingkungan, karena  kapasitas Tempat Pembuangan Akhir semakin berkurang, biaya untuk pembuangan  sampah pun juga semakin meningkat.

Menimbulkan masalah-masalah lingkungan yang sangat besar

Tempat-tempat pembuangan sampah bukan cuma menyebabkan semakin berkurangnya  ruang lahan yang sangat berharga, tapi juga menyebabkan polusi udara, air dan  tanah, menyebarkan carbon dioxide (CO2) dan methane ke atmosfir serta  bahan-bahan kimia dan pestisida yang berbahaya ke dalam tanah dan air tanah.  Selain itu, sampah-sampah tersebut seringkali melanglang jauh hingga ke luar  dari wilayah Tempat Pembuangan Akhir, mengonsumsi bahan bakar dan berkontribusi  terhadap emisi gas rumah kaca.

Untuk mematuhi peraturan-peraturan pemerintah yang ketat

Pemerintah pusat dan daerah telah memberlakukan peraturan-peraturan yang  lebih ketat menyangkut pembuangan dan pengolahan sampah, dan industri perhotelan  harus merespon terhadap standar-standar yang semakin tinggi ini.

Ini adalah sebuah pemanfaatan sumberdaya yang tidak efisien

Seringkali, adalah lebih efisien dalam pemanfaatan sumberdaya untuk membuat  produk baru dari bahan-bahan daur ulang, dibanding membuatnya dari bahan yang  sama sekali baru. Misalnya, mendaur ulang kaleng aluminium menjadi kaleng yang  baru akan menghemat 95% energi dibanding mengolah bauksit menjadi aluminium.  Banyak bahan-bahan bekas lain misalnya peralatan rumah tangga dan makanan juga  memiliki nilai.

Itu masuk akal untuk bisnis

  •  Saat supply bahan di gunakan dengan lebih efisien, maka akan terjadi  penghematam di dalam penggunaan bahan mentah.
  •  Bisa menghasilkan income dengan cara menjual peralatan lama dan  menggunakan kembali bahan-bahan daur ulang.
  •  Biaya pembuangan sampah jadi menurun saat jumlah sampah yang dihasilkan  jadi berkurang.

Pat Maher, seorang mantan eksekutif hotel yang saat ini bekerja sebagai  seorang konsultan lingkungan perhotelan mengatakan bahwa manajemen dan daur  ulang sampah yang baik itu adalah suatu sarana Humas yang efektif karena itu  menunjukkan suatu dedikasi terhadap tanggung jawab perusahaan dengan kebijakan  lingkungan.  "Melakukan daur ulang sampah di dalam lingkungan hotel itu  penting karena para tamu bisa melihatnya," kata Pat Maher. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun