Mohon tunggu...
Uchan dug
Uchan dug Mohon Tunggu... pendosa

langkah awal untuk bisa berkarya dalam tulisan, mungkin ini akan menjadi wadah tentang tugas kampus saya dan cerita ceita kehidupan saya, dan eterpretasi terhadap lingkungan sekitar

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Kampung Baca Alternatif Menuju Masyarakat Madani

10 April 2019   18:55 Diperbarui: 10 April 2019   18:59 0 0 0 Mohon Tunggu...
Kampung Baca Alternatif Menuju Masyarakat Madani
lampung.co

Dalam kehidupan setiap manusia tentu pada nalurinya terlahir sebagai makhluk social, dari setiap individu yang membentuk satu komunitas dan komunitas membentuk masyrakat. Menurut KBBI, masyarakat adalah sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama. tujuan yang sama, agar memenuhi semua kebutuhan setiap manusia agar menjadi masyarakat yang sejahetra adil dan makmur.

Kesejahtraan adalah suatu yang sangat diharapkan oleh para masyarakat, untuk menjaga kesetabilan dan keteraturan alur kehidupan manusia dalam bermasyarakat, bagaimana bisa menjadikan masyarakat yang sejahtera bisa kita sebut masyarakat madani. Tentunya dalam aspek bermasyarakat banyak permasalahan yang sangat komplek dari aspek social, politik, ekonomi, budaya, dan agama. Bagi  masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai latarbelakang yang berbeda.

Tentunya tidak semua dari pada alur kehidupan masyarakat itu berjalan harmonis, karena kehidupan bermasyrakat masih banyak persoalan. Diantaranya  kemiskinan, masyrakat yang sulit mendapatkan pendidikan, masyrakat yang kacau dalam tatanan sosialnya karena ego sendiri mengutamakan kepentinganya dan merendahkan satu sama lain.

Aspek dorongan internal dan eksternal masyrakatnya saja yang menjadi satu persoalan dalam bermasyarakat. Namun dampak dari pertaturan pemerintah pun mengakibtakan menurunkan keproduktifan suatau masyarakat, ditamabah lagi dengan dampak pengaruh  gelobal  dalam bidang ekonomi.

 Dari permaslahan itu, dorongan terbesar untuk bagaimana bisa tercipta masyarakat madani, harus ada strategi khusus dari pada pihak yang memegang sistem  aturan politik. Karena mau bagaimanapun masyrakat hanya sebuah perkumpulan setiap individu yang mempunyai aturan tertentu untuk bagaimana bisa mencapai tujuan yang sama.

Hal ini perlu diperhatikan bersama, keterikatan yang sangat fundemental untuk bisa meningkatkan sumber daya masyarakat dan tatanan sosisal yang mapan. Jadi semua unsur elemen, sebenarnya harus bisa berkolerasi untuk berkontribusi mewujudkan masyrakat madani.. Hal yang paling mendasar dari pembaharuan lingkungan pada titik pendidikan, karena dari pendidikan lah masayrakat bisa berdaya saiang dan tercapai ekonomi yang maju, rekontruksi perdaban harus segera dimulai.

Secara universal Indonesia kaya akan sumber daya alam baik dibidang pertanian kelautan. Bahkan Indonesia bisa disebut sebagai tanah syurga. Namun tidak banyak masyrakat bisa memanfaatkan anugrah yang telah diberikan oleh Tuhan. Dengan itu maka ilmu lah yang akan memberikan solusi-solusi, karena janji Tuhan dalam kitab sucinya, bahwa ia akan mengangkat semua derajat orang-orang yang berilmu.

Dengan itu, kampung baca adalah metode untuk bagaimana bisa mewujudkan masyarakat madani. Membaca dengan tenang dan santai tentu diperlukan, membaca membutuhkan konsentrasi yang khusus, karena rumah selalu di identikan dengan syurga, maka membaca dalam rumah lah yang paling efektf. Walaupun banyak taman baca,banyak perpustakaan ditiap-tiap wilayahnya. Namun tidak berpengaruh secara siginifikan.

Penulis menawarkan kampung baca adalah alternatif untuk menempuh masyrakat madani. Pusling bukan tidak baik melainkan membaca butuh ruang dan waktu yang nyaman, seperti lesehan buku adalah cara penanaman budaya literasi yang kurang efektif karena membaca tidak bisa sambil nongkrong dalam keramain. Tentu membaca perlu tempat yang nyaman.

Dengan membaca kita bisa membuka cakrawala alam semesta, kita bisa mengetahui dunia dengan membaca, banyak informasi yang di dapat dari membaca. Dengan adanya metode kampung baca, kita bisa tahu buku apa yang dibutuhkan oleh penghuni rumah, pertama kita tidak mungkin memberikan sorang petani buku tentang kelautan, hal itu akan menjadi kontradiksi. bukan bermaksud fanatisme terhadap ilmu, alngkah lebih tepatnya, diberikan buku-buku yang sesuai dengan latarbelakang geografis masyarakat,  usia juga harus jadi perhitungan, karena tidak mungkin anak sd kita berikan buku tentang politik internasional.