Mohon tunggu...
Hanantyo Wahyu Saputro
Hanantyo Wahyu Saputro Mohon Tunggu... Rakyat Biasa

Guru di SMK Bina Taruna Masaran Sragen

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Makna Baru Kata "Lebaran"

24 Mei 2020   02:37 Diperbarui: 24 Mei 2020   02:48 31 9 0 Mohon Tunggu...

Lebaran atau hari raya Idul Fitri adalah hari besar bagi umat Muslim di seluruh dunia, dan biasanya di Indonesia diisi dengan kegiatan halal bi halal, dan juga tidak lupa terjadi "invasi" besar-besaran ke tempat perbelanjaan, terutama untuk membeli pakaian baru untuk lebaran. Kalau saya sendiri beli pakaian baru malah di hari selain lebaran, karena saya akan kalah dalam melawan The Power of Emak-emak, hehehehehe. 

Lebaran sendiri oleh beberapa orang diartikan sebagai menjadi lebih lebar, dalam hal untuk saling memaafkan, ditandai dengan ucapan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin. 

Namun seiring berjalannya waktu, arti lebaran yang berarti "lebih lebar" saya lebih perluas lagi menjadi beberapa arti, diantaranya adalah  lebih luas, tapi dalam hal ukuran badan, hehehehe. 

Dimana apabila lebaran, maka akan ada hidangan yang "penuh lemak" seperti opor, sambal goreng hati, dan juga macam-macam masakan yang berbahan utama daging, sehingga dijamin setelah lebaran badan akan benar-benar menjadi "lebih lebar", setelah agak kurus setelah sebulan berpuasa, hehehehe. 

Saya sampai sekarang kalau lebaran melihat opor saja sudah "mblenger" atau bisa diartikan sudah eneg dulu, tapi ya tetap makan, lha adanya cuma itu. 

Kemudian masih dalam arti yang sama yaitu lebih lebar, yaitu dalam hal harga barang. Setiap lebaran, maka harga-harga barang biasanya akan menjadi lebih mahal, untuk ayam yang biasanya satu kilogram Rp. 28.000,- maka bisa menjadi Rp. 32.000,- per kilogram, dan tentu saja harga-harga lain, termasuk kalau di pasar dekat rumah saya ada tarif parkir lebaran, yang lebih lebar tarifnya, bukan tempat parkirnya lho! Belum lagi ada parkir khusus lebaran, karena kalau dilain hari lebaran parkir di tempat-tempat tersebut gratis, wah lumayan ini bisa buat penghasilan tambahan. 

Tapi di parkir khusus lebaran itu diberi tulisan, "Barang Hilang Bukan Tanggung Jawab Kami", wuih enak banget ya, parkirnya sudah ilegal masih gak mau tanggung jawab.

Lalu ada arti yang secara fisik, di saat pandemi Covid-19 ini, yaitu bagaimana arti lebih lebar ini dapat digunakan dalam beberapa kegiatan, diantara adalah lebih lebar Shof ketika melaksanakan Sholat Ied. Seperti pemberitahuan yang saya baca kemarin di tempat Pak RT, boleh Sholat Ied dengan ketentuan-ketentuan, diantaranya adalah Shof yang berjarak atau bisa diartikan "lebar-an". 

Dengan Shof yang lebih lebar maka akan terhindar kontak fisik, karena sesuai dengan anjuan dari WHO untuk tetap melakukan Physical Distancing. Karena dikhawatirkan Sholat Ied yang notabene adalah ibadah akan menjadi klaster penyebaran Covid-19, sehingga protokol kesehatan harus dijaga.

Kemudian arti lebih lebar lagi adalah bentuk silaturahmi, dimana bagi yang memiliki kerabat di luar kota akan bersilaturahmi lewat video call, atau bahkan hanya sekedar pesan teks maupun pesan gambar. Bagi yang bersilaturahmi dengan tetangga, maka kegiatan salaman pun akan dilakukan dari jarak jauh, dimana tidak bersentuhan ketika melakukan kegiatan salaman, sehingga jarak secara fisikpun menjadi lebih lebar.

Bagaimana makna lebaran dapat dijabarkan menjadi berbagai macam sesuai dengan persepsi masing-masing, namun intinya hari raya Idul Fitri adalah hari raya yang menandakan kemenangan umat Muslim setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN