Mohon tunggu...
Tri Susanti
Tri Susanti Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

Anak manusia sama seperti kalian, dengan pemikiran yang acapkali membuat gila diri sendiri. Dengan bantuan kawan-kawan di Kompasiana semoga Ananda Supardi ini bisa mendapatkan kewarasannya kembali sehingga membuat gadis dalam cermin tersenyum kembali ^_^

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Malam

6 Desember 2013   18:12 Diperbarui: 24 Juni 2015   04:14 19
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kembali saat merah berdampingan dengan kuning

Di lingkup pekatnya hitam

Udara dingin yang coba tuk menembus

Dan ketinggian yang tersamarkan

Kini bukan lagi deru mesin yang terdengar

Bukan lagi tarikan gas dan klakson mobil

Melainkan alunan nada-nada sendu yang sengaja kupasang

Samar yaa samar kudengar kumandang adzan

Membawaku pada keadaan dimana aku merindu

Dari sini dari ketinggian ini, aku coba menatap hamparan hitam

Dari sini dari pinggiran ini aku coba mencari kepingan perasaan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun