Mohon tunggu...
Supartono JW
Supartono JW Mohon Tunggu... Konsultan - Pengamat dan Praktisi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mengalirdiakunketiga05092020

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Persipura Mundur, Ada Apa dengan Kejujuran dan Profesionalisme PSSI - PT LIB?

10 Maret 2021   07:34 Diperbarui: 10 Maret 2021   08:08 455
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Jadi jangan menunggu konfirmasi kami, justru kami yang menunggu kejujuran dan profesionalitas mereka. Kami berdiam diri ini karena masih menghargai Menpora dan PSSI sebagai federasi, tapi kalau mereka mau, kita sangat siap untuk beberkan secara gamblang apa yang mereka lakukan kepada kami," 

"Ketika mereka menegaskan sesuatu ke klub maka klub wajib tunduk dan taat, kalau tidak kami akan kena sanksi dan denda, tetapi ketika klub meminta konfirmasi ke mereka, eh mereka suka-suka saja, tidak profesional, mau seenaknya sendiri, jangan begitu dong, kami juga punya harga diri," Ungkap dari pihak Persipura.

Sejatinya saya berharap ungkapan itu tidak benar. Namun, bila benar, maka ada masalah yang tidak sederhana yang terjadi antara PSSI dan PT LIB dengan Persipura. Dalam ungkapan pihak Persipura sampai membeberkan tentang kejujuran dan profesionalisme.

Sementara, Ketua Pelaksana Piala Menpora yang juga Ketua PT LIB maupun Ketua Umum PSSI, terkesan hanya meminta maaf dan tetap memohon Persipura membatalkan rencana mundur dari turnamen.

Sepertinya, jalan pintas PT LIB dan PSSI pun akan kembali memanfaatkan Menpora untuk mendekati Persipura seperti saat PSSI meminta izin turnamen pramusim ke Polri dan meminta izin uji coba Timnas U-23 yang tidak diurus dengan benar.

Bila ada masalah mendasar yang harus diselesaikan antara PSSI-PT LIB dan Klub,  harapan publik, terutama kepada PSSI wajib dapat menyelesaikan masalah sendiri. Jangan terus bergantung kepada Menpora.

Tapi, bila Persipura akhirnya dapat kembali menjadi peserta turnamen pramusim karena Menpora turun tangan, jelas, untuk kesekian kalinya, kepengurusan PSSI wajib dipertanyakan kapabilitas dan kompetensinya.

Terlebih jelas diungkap oleh Persipura, bahwa PSSI maupun PT LIB tak jujur dan tak profesional. Bagaimana nanti menjalankan kompetisi resmi? Baru turnamen pramusim saja sudah tak jujur dan tak profesional.

Mari kita lihat, apa yang akan dilakukan oleh PSSI dan PT LIB. Misal, Persipura benar-benar tetap mundur, maka turnamen pramusim, sudah gagal dan tak sukses sejak awal. Bahayanya, bila di tengah jalan ada kejadian yang menyerupai Persipur, ada yang masalah dan bahkan mundur lagi, atau ada persoalan lain, tentu akan menambah tercorengnya turnamen itu.

Menpora turun tangan lagi?

Karenanya, akankah PSSI jujur dan profesional dalam menyelesaikan masalah dengan Persipura? Bagaimana bila turnamen berjalan tanpa Persipura? Atau Persipura diganti tim lain?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun