Mohon tunggu...
Tommy TRD
Tommy TRD Mohon Tunggu... Penulis - Just a Writer...

Jumpa juga di @tommytrd

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Sumatera Barat Positif Corona

27 Maret 2020   21:58 Diperbarui: 27 Maret 2020   22:21 60
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Assalamualaikum Wr Wb.

Sumatera Barat kini memiliki kasus positif Corona atau Covid-19. Kemarin positif 1, dan pada saat tulisan ini dibuat, sudah positif 6. Sementara masih ada puluhan atau mungkin ratusan lagi yang menunggu hasil lab.

Masyarakat Sumbar saat ini tentu menjadi lebih khawatir dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Saat Sumbar masih bersih dari Corona. Namun perlu juga kita sadari, bahwa kasus positif ini tentu tidak perlu disikapi dengan kepanikan, cukup dengan meningkatkan kewaspadaan, kebersihan dan melaksanakan pola hidup sehat.

Masyarakat Sumbar adalah masyarakat yang tahu akan keyakinan dan imannya, serta juga memahami benar makna dari ikhtiar dan takdir. Warga Sumbar tahu benar akan hal ini. Sehingga diharapkan tidak ada kepanikan yang berlebihan.

Lagipula jika dihitung di atas kertas, persoalan positif Covid-19 di Sumbar sejatinya juga hanya masalah waktu. Karena hampir seluruh propinsi yang terdapat di Pulau Sumatera sudah melaporkan positif Covid-19. Sebelumnya hanya Aceh, Sumbar dan Bengkulu yang belum.

Saat ini pemerintah propinsi, kabupaten dan kota tentu sudah merumuskan langkah-langkah yang dianggap perlu. Setiap Bupati dan Walikota akan bekerja ekstra keras, apalagi Bupati dan Walikota yang warganya sudah berstatus + Covid-19.

Walikota Padang misalnya, setelah sebelumnya memerintahkan Pemadam Kebakaran melakukan penyemprotan, hari Jumat ini Pemko menghimbau mengganti shalat Jumat dengan Dzuhur di rumah masing-masing.

Tentunya ini bukan keputusan yang mudah, tapi demi kebaikan bersama warga kota, maka langkah itu diambil oleh Mahyeldi. Riza Pahlevi Walikota Payakumbuh terdengar akan menutup sementara akses keluar masuk dari Payakumbuh.

Sebuah keputusan yang besar dan pasti tidak mudah. Tapi tentu ia melakukan hal itu dengan alasan yang tepat dan cermat. Ramlan Nurmatias, Walikota Bukittinggi beberapa hari terakhir terlihat sangat kerepotan, dan kesibukannya beserta seluruh jajarannya masih  belum akan mereda hingga beberapa waktu ke depan, dengan status positif Covid-19 yang ada di Bukittinggi. 

Indra Catri di Agam mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi wabah ini. Beberapa kebijakan strategis diterapkan. Salah satu yang paling krusial adalah dengan mengarahkan BLK untuk memproduksi APD dan masker yang langka di pasaran, serta pembentukan posko pelaporan tanggap darurat Covid-19 di setiap Kecamatan yang terintegrasi dengan Puskesmas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun