Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

Setiap Penulis Dapat Mengatakan:

12 Oktober 2022   08:05 Diperbarui: 12 Oktober 2022   08:25 149
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bukan promosi buku, Karena sudah tidak dijual lagi ditoko buku/dokumentasi pribadi 

Apa yang Kutulis Akan Tetap Tertulis 

Kita semuanya sudah pernah mendengarkan tentang quote: "Apa yang kutulis,tetap tertulis". Yang dulunya,hanya dapat dibaca lewat berbagai literasi. Aslinya, berbunyi: "Quod scripsi, scripsi (Latin untuk "Apa yang kutulis, tetap tertulis") adalah sebuah peribahasa Latin. (sumber: wikipedia.org)

Kini dunia sudah berubah,bukan hanya Pontius Pilatus yang dapat berkata kata seperti itu,tapi kita semuanya,yakni semua Penulis,tanpa ada yang dikecualikan.Apa yang ditulis dan di share kan di media online,akan menjadi prasasti abadi,baik ataupun buruk yang kita tuliskan. 

Karena itu perlu sangat hati hati dan jangan lupa lakukan check and recheck ,sebelum jemari menekan tombol"Tayang" Karena sekali sudah terlanjur ditayangkan dan kemudian baru sadar,bahwa apa yang ditulis,dapat melukai hati orang lain atau informasi yang diperoleh ternyata hoaks dan kita buru buru menghapus tulisan yang sudah terlanjur diposting,semuanya sudah terlambat. 

Mungkin artikel tersebut tidak lagi tersimpan dalam file kita,tapi bila sudah terlanjur di save oleh orang lain,maka kita tidak lagi punya power untuk menghapuskan tulisan yang ada dalam file orang lain.

Untuk membuktikan,tidak butuh waktu lama,cukup beberapa detik ,klik ke google dan ketik judul tulisan kita,ternyata masih utuh disana. Salah satu contoh, buku buku karya tulis saya yang dulu diterbitkan oleh PT Elekmedia Komputindo di Jakarta,sudah bertahun tahun tidak lagi dicetak ulang. Dicari di toko buku di Indonesia,sudah tidak ada lagi stock. Tetapi ternyata di Amazon masih ada.Hal yang diluar dugaan saya. Syukurlah saya tidak pernah menuliskan tentang kebohongan atau sesuatu yang patut disesali,sehingga tidak perlu ada penyesalan.

Sebagai contoh,buku  Englightenment yang sudah lama tidak lagi dijual di toko buku di Indonesia,ternyata masih ada satu dua di toko buku online Amazon .Bahkan dilengkapi dengan sipnosis singkat:


Synopsis: Everyone essentially, whoever we are, has the opportunity to achieve self-enlightenment without having to wait for perfect piety. Because pious / holy person no longer searches for enlightenment, because it is already within them. Like a torch, he no longer needs light, because he is light. In the current millennium age, people are generally no longer interested in the life of meditation by leaving his earthly life. On the other hand, he still has the desire to gain self 'enlightenment'. (gramediainternational.com) 

Hindari Menulis Hal yang Tidak Jelas 

Di era digital ini,dalam hitungan detik ada ribuan informasi masuk dari berbagai arah,bagaikan air bah melanda .Tetapi perlu dilakukan check and recheck,agar jangan sampai kita ikut menyebarkan berita hoaks. Karena seperti yang sudah dijelaskan diatas ,sekali jari tangan menekan tombol " upload" ,maka bagaikan anak panah lepas dari busurnya,sudah tidak mungkin lagi dihentikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun