Mohon tunggu...
tiara
tiara Mohon Tunggu... Asisten Rumah Tangga - ur journey

let me starts here

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Pudjianto Gondosasmito Tetap Baik Meski Difitnah

9 Maret 2020   13:10 Diperbarui: 9 Maret 2020   13:30 511
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lelaki yang hobi bermain golf ini memiliki bisnis galangan kapal bernama Batamec Shipyard. Banyak orang yang tidak mengenal pengusaha satu ini. Ia bernama Pudjianto Gondosasmito. Pudjianto Gondosasmito dididik dengan baik oleh orang tuanya sehingga sekarang ia menjadi salah satu pengusaha besar yang tetap rendah hati dan tekun. Dari situlah mental pejuang Pudjianto dibentuk. Ia meniti karir bisnisnya benar-benar dari nol. Buah pemikiran dan usahanya berbuah manis ketika bisnisnya berhasil.

Pudjianto Gondosasmito menganut prinsip bahwasannya setiap manusia memiliki derajat yang sama. Ia tidak pernah membedakan antara bos dan karyawan. Karena Pudjianto Gondosasmito pernah merasakan bagaimana hidup pas-pasan dan harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Keberhasilan Pudjianto tidak terlepas dari dukungan keluarga dan relasinya. Ia dekat dengan pejabat dan pengusah sukses lainnya. Banyak pesaingnya yang merasa iri dan dengki terhadap apa yang diraih Pudjianto. Ada juga oknum-oknum yang menyalahartikan kedekatan Pudjianto dengan para pejabat.

Pertemanan yang dijalin oleh Pudjianto membuat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan agar nama Pudjianto Gondosasmito memiliki citra buruk dan bisnisnya anjlok. Namun kebaikan Pudjianto terhadap orang-orang sekitarnya memupus semua citra buruk itu. Kini Pudjianto Gondosasmito dan bisnisnya tetap berdiri tegak bahkan terus berkembang. Pudjianto tidak takut akan fitnah-fitnah yang menerpa dirinya. Ia terus berkembang dan menjalankan bisnisnya dengan baik. Baginya orang jahat akan menerima ganjaran sendiri sedangkan orang baik akan tetap terus berjaya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun