Mohon tunggu...
Theresia Sumiyati
Theresia Sumiyati Mohon Tunggu... Guru - https://www.kompasiana.com/theresiasumiyati8117

Saya seorang ibu dengan 2 orang anak laki-laki. Senang membaca, menulis, dan bermain musik. Hidup terasa lebih indah dengan adanya bacaan, tulisan, dan musik.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Tradisi Rewang

6 September 2022   07:14 Diperbarui: 6 September 2022   07:19 208 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tradisi Rewang

"Timunnya diiris lagi, masih kurang."

"Kolnya belum dicuci."

"Aku masih menunggu tahu goreng, ya."

"Mbah, tolong bungkusin lagi nasinya."

Suasana dapur saat itu begitu ramai. Mereka adalah sekelompok ibu dari segala usia. Ada yang masih sangat muda, ada yang setengah baya, ada yang pantas dipanggil nenek. Mereka bekerja sama membantu keluarga yang akan mengadakan hajatan.

Sebuah acara pesta pernikahan dari seorang warga di desa Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin akan segera digelar. Tentu banyak hal yang harus dipersiapkan yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh yang punya hajatan. 

Membutuhkan banyak bantuan dari tetangga sekitar tempat tinggal agar semua rencana bisa terlaksana dengan baik. Merasa senasib sepenanggungan, maka mereka saling membantu mengerjakan, antara lain dalam menyiapkan hidangan yang diperlukan untuk menjamu para tamu undangan.

Di sanalah warga menampakkan semangat gotong royong yang memang merupakan semangat yang sudah dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Mereka telah berhasil menghilangkan sekat-sekat pembatas kehidupan, mengesampingkan sejenak aku nya. Berbaur melebur menjadi satu, menciptakan sebuah persaudaraan yang baik. Datang dengan suka rela bertujuan meringankan beban warga yang sedang kerepotan.

Semuanya dilakukan dengan senang hati. Terlihat dari wajah-wajah yang ceria ditambah canda tawa mereka. Celetukan yang lucu disambut dengan tawa yang riuh membuat suasana makin hangat. Indahnya kebersamaan mereka tunjukkan melalui bekerja bersama. Ketika waktu makan tiba, mereka pun akan makan bersama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan