Mohon tunggu...
Theresia Martini
Theresia Martini Mohon Tunggu... Guru - Guru

Menyukai segala hal yang baru untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan diri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kusibak Tirai Rinai Dalam Kegelapan

1 November 2022   19:00 Diperbarui: 31 Desember 2022   01:37 184
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Image caption; https://pixabay.com

Kuintip langit begitu kelam

Mentari bersedih tertutup awan hitam

Seakan siang telah berganti malam

Awal Novemberku berganti wajah muram

Cakrawalapun gundah tak tertahan

Seakan langit mencurahkan seluruh lamunan

Menatap riuh sang bayu ganas menerpa pepohonan

Tak nampak lagi daun hijau meliuk penuh kemesraan

Kusibak tirai rinai dalam kegelapan

Kunikmati tiap tetes sentuhan begitu menyakitkan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun