Mohon tunggu...
Okti Li
Okti Li Mohon Tunggu... Freelancer - Ibu rumah tangga suka menulis dan membaca.

"Pengejar mimpi yang tak pernah tidur!" Salah satu Kompasianer Backpacker... Keluarga Petualang, Mantan TKW, Indosuara, Citizen Journalist, Tukang icip kuliner, Blogger Reporter, Backpacker,

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Strategi UMKM Masuk Pasar Internasional

20 Juli 2019   08:45 Diperbarui: 5 Agustus 2019   16:00 710
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Tidak hanya itu, JNE juga telah merangkul pelaku usaha dengan melakukan sharing sessions untuk UMKM melalui seminar online, dan business skill for digital marketing di 16 kota. JNE juga telah menjalankan kerja sama dengan beberapa marketplace (marketplace sinergy) seperti Shopee roadshow, Tokopedia makerfest 2018, dan belajar ngelapak bersama komunitas Bukalapak.

Yang tidak pernah banyak diketahui publik, JNE pun memiliki program CSR melalui kegiatan mendukung program Wahana Visi Indonesia, Santunan anak Yatim, dan dukungan terhadap program Foodbank of Indonesia.

Untuk memudahkan setiap transaksi di JNE sudah lama JNE mengeluarkan kartu JNE Loyalty Card. Pemilik Kartu JLC ini memiliki kesempatan mendapatkan promosi, penawaran dan berbagai hadiah menarik mulai liburan, emas batangan sampai mobil idaman. Sudah ada lebih dari seratus ribu member JLC yang memanfaatkan kesempatan baik ini, lho!

Presentasi Deputy General Manager JNE/foto dok pribadi 
Presentasi Deputy General Manager JNE/foto dok pribadi 

Jadi JNE saat ini bukan hanya sekadar kurir pengiriman paket, namun sudah merambah ke berbagai lini usaha sesuai dengan kondisi dan kecanggihan teknologi.

JNE yang berdiri tahun 1990 sudah lama bisa melayani pesanan oleh-oleh nusantara melalui Pesona, menjadi pelayan di kepabeaan, antar jemput di bandara, JNE sudah menjadi third party e-commerce management (TPEM) bagi marketplace di Indonesia, JNE sudah melaunching Jemput Asi Seketika (Jesika) dan yang terbaru JNE Fulfillment yang bisa membantu kita para UMKM untuk memasarkan sekaligus menjual produk ke jenjang pasar yang lebih luas.

Strategi Tepat UMKM di Pasar Internasional

Mewakili Ibu Atalia Ridwan Kamil yang tidak bisa hadir di acara, Ibu Noneng Komara selaku Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menyampaikan jika Dekranasda adalah lembaga independen dan nirlaba mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing kerajinan daerah.

Dengan adanya Dekranasda, yang membawahi pelaku usaha makro, meso, dan mikro, diharapkan bisa mengimplementasikan kebijakan untuk mencapai ekonomi yang mandiri.
 
Dekranasda memiliki visi jadi lembaga inovatif dan kolaboratif dalam mendukung Jabar Juara dengan kriya yang berkualitas.

Hal itu dilalui dengan tahapan misi yang terdiri dari menyiapkan perajin inovatif yang bisa mengembangkan tradisi daerah jadi selera internasional, meningkatkan daya saing produk kerajinan melalui pengembangan kreativitas kelas dunia, menjalin kemitraan dan kerja sama dengan lembaga nasional juga internasional di bidang industri ekonomi kreatif, serta menembus pasar global melalui produk lokal.

Pengelolaan UMKM di Jawa Barat ini sendiri melalui berbagai cara. Dengan pengelolaan secara sederhana mulai dari penetapan status badan hukum, pencatatan keuangan dan penggunaan fasilitas komputer.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun