Mohon tunggu...
Teguh Sugiarto
Teguh Sugiarto Mohon Tunggu... Lainnya - sansevieria_agave

Hobi Bersepeda

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

BPP Kecamatan Gombong Kenalkan Climate Smart Agriculture 'CSA' Kepada Gapoktan Gododadi dan Werdidadi Desa Klopogodo

27 Juli 2022   18:49 Diperbarui: 27 Juli 2022   18:52 54 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

PERTANIAN - Program Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) yang diinisiasi Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) optimis mampu meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman.

Balai pertanian dan pangan (BPP) Kecamatan Gombong melakukan sosialisasi pengenalan CSA dan Simurp kepada gapoktan Margi Mulyo Desa Klopogodo.

Sosialisasi tentang Strategy Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) dilakukan oleh Cipwiyadi, A. Md dan Rofingi.

"Simurp merupakan program terpadu antara PUPR dan Dinas Pertanian yang bersumber dari Bank Dunia terkait program sarana saluran irigasi," ungkap Cipwiyadi.

"Kecamatan Gombong terdapat 24 kelompok tani yang mendapat demplot untuk tanam kacang hijau paska musim tanam dua ini," tambahnya.

Program CSA untuk demplot kacang hijau gapoktan margi mulyo Desa Klopogodo dibagi menjadi dua poktan yaitu Werdidadi dan Gododadi, dimana masing-masing poktan terdiri dari 25 orang.

Dokpri
Dokpri
Bantuan bibit kacang hijau untuk satu hektar mendapat bibit 20 kg dengan sistem tanam jajar legowo 2-1 atau 4-1. Program CSA diagendakan tiga kali pertemuan yaitu sebelum tanam, setelah tanam dan setelah panen.

Pertemuan pertama sebelum masa tanam kacang hijau dikenalkan apa itu CSA yang disampaikan oleh Suharjo, Hadiyati Nur Rohman, S.P dari BPP Kecamatan Gombong.

Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim mendukung ketahanan pangan nasional dalam kondisi perubahan iklim.

Pertanian Cerdas Iklim merupakan sebuah pendekatan yang mentrasformasikan dan mengorientasikan ulang sistem produksi pertanian dan rantai nilai pangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan