Mohon tunggu...
TAUFIK HIDAYAT
TAUFIK HIDAYAT Mohon Tunggu... Guru - Love, Dream and Hug

Menyukai dunia bulutangkis dan suka menulis. I hope i will find new things here. Terima kasih yang sudah vote dan kasih komentar. Salam Kompasiana.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Stop Bullying

20 November 2022   04:51 Diperbarui: 20 November 2022   04:55 265
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Apa gunanya kamu membuli? Bagaimana jika orang yang kau sayang dibuli? (Ilustrasi Kompasiana.com) 


Karena merasa dominan, kalian jadi semena-mena
Menghardik yang lemah
Menyakiti yang papa

Kalian mem-bully dengan kata dan perbuatan
Membuat rusak mental dan kesehatan

Sampai kapan kalian beraksi
Apakah kalian tak punya nurani

Tega kalian mempermainkan kami
Mengadu dan menjadikan kami kelinci

Peristiwa pembullyan itu: tak mudah kami lupakan

Seumur hidup akan kami kenangi
Cukup sudah semua perbuatan keji

....

Stop Bullying

Because you feel dominant, you become arbitrary
Rebuke the weak
Hurt the papa

You bully with word and deed
Damaging mental and health

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun