Mohon tunggu...
Tati AjengSaidah
Tati AjengSaidah Mohon Tunggu... Guru - Guru di SMPN 2 Cibadak Kab. Sukabumi

Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Misteri Ular yang Hilang di Dalam Rumah

5 Juni 2023   20:40 Diperbarui: 5 Juni 2023   20:55 678
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Malam itu suasana terasa begitu sepi, saat aku mengunci semua pintu rumah. Suami selepas sholat isya langsung tidur di kamar depan, sedangkan aku menemani anak terlebih dahulu. 

Setelah anak terlelap, aku keluar dan menutup pintu kamar. Ketika berbalik aku melihat seekor ular berwarna hitam yang sedang bergerak di lantai dari arah pintu ruang makan. 

Aku langsung kaget dan segera membangunkan suamiku. 

"Mana ularnya?". Aku menunjuk ular yang sedang bergerak ke arah kursi yang ada di sudut ruangan. 

Suami mengambil sapu dan lap handuk dari dapur, kemudian menutup pintu yang menuju ke arah ruang makan.

Ular itu masih ada di dekat kursi, aku berdiri di depan pintu kamar melihat suami yang sedang melempar ular dengan lap. 

Suamiku menoleh ke arahku, "Boleh ngga membunuh ular di dalam rumah?".

"Ngga tahu". Aku melihat suamiku menarik lap pelan-pelan sambil bersiap-siap akan memukul ular dengan gagang sapu.

"Kok ularnya hilang, ke mana bergeraknya ya?". Kata suamiku karena yakin tadi ularnya ada di bawah lap dan belum melihat ular itu keluar.

Kamipun mencari ular di bawah meja dan kursi, tetapi ular itu tidak ditemukan. Aku menelepon Abangku yang rumahnya ada di sebelah.

Hampir setengah jam kami mencari ular dengan mengangkat kursi yang ada di seluruh ruangan, tetapi jejaknya pun tidak ada.

"Jadi merinding", kata Abangku. Aku juga ikut merinding karena teringat malam itu adalah malam Jum'at.

Aku jadi teringat dengan dongeng sunda tentang siluman ular yang pernah aku dengar di radio sewaktu aku kecil.

Dongengnya berjudul "Siluman Gedong Panjang", disajikan secara menarik oleh Mang Dedi yang isinya menceritakan seekor ular yang dibunuh oleh penghuni rumah. 

Ternyata ular tersebut merupakan ratu siluman ular. Raja ular yang mengetahui ratunya dibunuh, kemudian balas dendam kepada orang yang membunuh ratu ular tersebut.

Pikiranku tentang siluman ular buyar karena mendengar suara abangku yag menyuruh mengambil garam di dapur. 

Abangku menaburkannya di dalam dan di luar rumah sekalian pulang.

"Besok kita cari lagi, sambil dibersihkan ruangannya, mungkin masuk ke dalam kursi" jawab suami sambil masuk kembali ke kamar.

 Malam itu aku menemani anakku, khawatir bila terjadi apa-apa. Tidurpun tidak bisa nyenyak karena masih kepikiran dengan ular tadi. 

Pagi-pagi suami sudah menyapu dan mengepel seluruh ruangan rumah, tetapi ular itu tidak ditemukan. 

"Sudah jangan berpikir yang macam-macam, mungkin ular itu hanya lewat saja". Aku hanya mengangguk, walaupun dalam pikiranku masih heran dengan menghilangnya ular tersebut tadi malam.

Kejadian hilangnya ular di dalam rumah sudah lewat beberapa tahun, tetapi kejadiannya masih melekat dalam ingatan. Aku heran ular itu datangnya dari mana dan hilangnya ke mana, sehingga sampai saat ini masih menjadi misteri bagi kami. 

Cibadak, 5 Juni 2023

Tati Ajeng Saidah untuk Kompasiana

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun