Mohon tunggu...
#puisi pandemi
Engkau Tak Sendirian
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi
27 Juli 2021 | 1 hari lalu

Engkau Tak Sendirian

Seuntai puisi untuk siapa pun yang merasa sendirian di tengah kesulitan dan pandemi. Harapan tak boleh berhenti.

Fiksiana
94
27
5
Tuhan, Aku Bingung Menghadapi Pandemi
Giovani Yudha
Giovani Yudha
23 Juli 2021 | 6 hari lalu

Tuhan, Aku Bingung Menghadapi Pandemi

Puisi tentang kebingungan manusia menghadapi pandemi Covid-19

Fiksiana
126
8
1
Pandemi yang Bertingkah
MomAbel
MomAbel
19 Juli 2021 | 1 minggu lalu

Pandemi yang Bertingkah

Puisi tentang pandemi yang menyisakan lelah dan hati kian terbelah.

Fiksiana
74
18
2
Buku-buku di Pelupuk Mata
Inspirasiana
Inspirasiana
18 Juli 2021 | 1 minggu lalu

Buku-buku di Pelupuk Mata

Kini kala buku-buku sudah di genggamanTak perlu lagi menjadi gundah gulanaSejauh tangan terarah meraihnya

Fiksiana
163
17
2
thalyta vius
thalyta vius
15 Juli 2021 | 1 minggu lalu

Semenjak Pandemi

Keresahan kami selama pandemi, kami ungkapkan lewat bait-bait puisi ini

Fiksiana
12
2
2
Jangan Cemas, Anakku
Inspirasiana
Inspirasiana
12 Juli 2021 | 2 minggu lalu

Jangan Cemas, Anakku

Jangan cemas, kita akan bernyanyi lagi anakku.

Fiksiana
87
18
4
Elegi Hari Ini
MomAbel
MomAbel
04 Juli 2021 | 3 minggu lalu

Elegi Hari Ini

Satu demi satu kabar menghampiri, mereka yang tak akan kembali.

Fiksiana
127
24
6
Pelajaran dari Corona
Tri MS
Tri MS
04 Juli 2021 | 3 minggu lalu

Pelajaran dari Corona

Corona membawa pesan untuk menghindari virusnya, antar manusia harus ada jaraknya dan waspada terhadap para pendatang luar wilayahnya

Fiksiana
91
5
1
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori
04 Juli 2021 | 3 minggu lalu

Kematian Terasa Dekat

Saatnya untuk berhenti berdebat, kita telah kehilangan banyak sahabat

Fiksiana
59
9
1
Taman Sepi
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori
03 Juli 2021 | 3 minggu lalu

Taman Sepi

Melihat dari dalam, terlihat taman diam. Ketika mengunci diri, tampak taman sepi.

Fiksiana
91
15
1
Doddi Ahmad Fauji
Doddi Ahmad Fauji
23 Mei 2021 | 2 bulan lalu

Puisi Pandemi

Bumi lebih nelangsa dan piatu di mana ibukota lebih kejam dari ibu tiri kerusakan paling parah di muka bumi direncanakan oleh bengis orang kota

Fiksiana
103
3
1
Muhajirin
Muhajirin
12 Mei 2021 | 2 bulan lalu

Pupusnya Harga Diri Corona

Betapa Corona berkuasa melebihi para raja, beragam fasilitas dunia dijarah tak tersisa

Fiksiana
72
7
1
Langit Muda
Langit Muda
28 April 2021 | 3 bulan lalu

Ngeyel

Dilarang mudik, ngeyel

Fiksiana
48
15
1
Tsunami Covid Jangan Terjadi di Sini
Dr. Nugroho SBM  MSi
Dr. Nugroho SBM MSi
27 April 2021 | 3 bulan lalu

Tsunami Covid Jangan Terjadi di Sini

Maka mari kita jaga bersama Indonesia dari mengganasnya wabah yang membawa derita. Mulailah dari diri sendiri saja.

Fiksiana
63
16
5
Wanita di Dalam Cermin
Pical Gadi
Pical Gadi
04 Februari 2021 | 5 bulan lalu

Wanita di Dalam Cermin

wanita, cermin, cermin berdebu

Fiksiana
287
36
7
Tuhan, Mengapa yang Muda Pergi Cepat
Inspirasiana
Inspirasiana
30 Januari 2021 | 5 bulan lalu

Tuhan, Mengapa yang Muda Pergi Cepat

Ada tanya yang sering menyelimuti hatiSeringkali tak pernah terjawab karena ini misteri ilahiMelihat banyaknya sosok muda beliaDalam masa gemilangnya&

Fiksiana
257
37
12
Lorentina
Lorentina
18 Desember 2020 | 7 bulan lalu

PSBB Katanya

PSBB katanya, tapi aku susah menyeberangJawara jalanan berlomba memenangkan pertarunganMemunguti serpihan matahari yang tercabik sepanjang siangDiburu

Fiksiana
58
3
12
Asrul Sani Abu
Asrul Sani Abu
22 Juni 2020 | 1 tahun lalu

Jusuf Kalla dan Puisinya tentang Corona.

Virus corona yang melanda dunia telah membuat banyak orang lebih kreatif dan menuliskan puisi untuk menghilangkan rasa sedih dan khawatir serta memunc

Humaniora
137
1
12
Berharap Hujan Hadirkan Pelangi
Desi Wastuti
Desi Wastuti
17 Juni 2020 | 1 tahun lalu

Berharap Hujan Hadirkan Pelangi

Ombak laut biru bergulung bersautanDesirannya menarik pasir pantai mengikis tepianAwan kelabu berkerumun sendu di langit luasMenunggu jatuh ke belahan

Fiksiana
339
10
12
Mengapa Harus Bosan?
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon
08 Mei 2020 | 1 tahun lalu

Mengapa Harus Bosan?

Lebih sebulan hidup tak normal, terkurung dalam sangkar, terpasung pandemi tiada henti. Ah, teringat aku penggalan lirik lagu: "meski sangkarku t

Fiksiana
62
14
2