Mohon tunggu...
Tabrani Yunis
Tabrani Yunis Mohon Tunggu... Guru

Tabrani Yunis adalah Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh, juga sebagai Chief editor majalah POTRET, majalah Anak Cerdas. Gemar menulis dan memfasilitasi berbagai training bagi kaum perempuan.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Ajarilah Anak-anak Berenang

26 Mei 2019   07:56 Diperbarui: 26 Mei 2019   08:38 0 4 1 Mohon Tunggu...


Oleh Tabrani Yunis

Berenang dan menyelam,dalam hidup kita bukanlah sekadar hobi atau suka. Dua kegiatan ini sebenarnya perlu dimiliki oleh setiap orang. Ya, selain untuk memenuhi kegemaran, juga untuk kesehatan tubuh kita. Leih dari itu, sesungguhnya dua kegiatan ini sangat diperlukan karena menjadi kebutuhan untuk penyelamatan diri dalam situasi tertentu, ketika berada di air atau terjadi hal-hal yang tak terduga di air. 

Jadi, idealnya  setiap orang perlu bisa atau pandai berenang. Namun, dalam realitasnya, banyak orang yang tidak bisa atau tidak pandai berenang. Banyak faktor yang membuat orang tidak bisa berenang. 

Misalnya tidak membiasakan mandi di sungai atau di laut, atau juga tidak mau melakukan aktivitas berenang di kolam renang dan sebagainya. bahkan juga ada yang memang tidak berani berenang, walau pun ia suka berwisata ke daerah wisata yang memiliki kolam renang.  

Dalam konteks olah raga, renang dana juga menyelam  juga merupakan cabang olah raga yang dipertandingkan dalam setiap even olah raga, baik even kecil, maupun even besar, skala lokal, maupun skala internasional. 

Nah, sebagai cabang olah raga, para olahragawan renang, atau perenang tersebut berusah menjadi perenang terbaik, ya untuk bisa meraih juara, memenangkan pertandingan, memperoleh piala kemenangan dan hadiah-hadiah menarik. Ya, tujuannya adalah memenangkan pertandingan. Tentu banyak tujuan mengapa kita memerlukan ketrampilan berenang dan menyelam. 

Tujuan yang mendasar sebenarnya adalah dengan memiliki kemampuan berenang tersebut, adalah untuk penyelamatan diri agar tiak mudah tenggelam bila terjadi sesuatu, misalnya terjatuh ke sungai atau danau, atau berada di laut. 

Paling tidak, dengan kemampuan berenang yang dimiliki, bisa menyelamatkan diri. Ada upaya untuk menyelamatkan diri dari musibah di air dan sebagainya. Oleh sebab itu, selayaknya setiap orang wajib memeiliki kemampuan berenang tersebut.

Nah, bagi kita manusia, yang tidak memiliki insting, namun memiliki bakat, maka kegiatan berenang itu adalah sebuah ketrampilan yang diperoleh lewat proses latihan. Artinya kita akan bisa berenang, apabila dilatih atau berlatih sendiri. 

Proses latihannya pun harus berulang-ulang hingga benar-benar lancar dan berani melakukannya.   Dua hal ini, yakni praktik dan keberanian merupakan dua elemen yang harus ada dalam  berenang dan  menyelam. Selain  itu bakat dan teknik berenang  juga ikut menentukan apakah seseorang itu akan bisa dan mau berenang dan menyelam.  

Dalam realitasnya, ada orang yang bisa berenang, namun tidak memiliki atau tidak menguasai teknik-teknik berenang. ia hanya bisa berenang dengan teknik dasar atau terbatas. Ada pula yang menguasai teknik berenang dengan baik, sehingga mampu berenang di air atau kolam yang dalam. Tidak semua orang bisa berenang, bukan hanya anak-anak, tetapi juga orang-orang dewasa.

Bila kita amati video di atas, ada dua anak yang sedang berenang. Ananda Nayla yang sudah 9 tahun saat itu dan juga adiknya Aqila Azalea Tabrani Yunis yang masih berusia 6 tahun sedang berada di sebuah kolam renang di Taman Rusa, Aceh Besar. 

Kedua anak ini belum pernah mandi-mandi di sungai seperti anak-anak lain, yang lingkungan tempat tinggalnya adalah daerah aliran sungai yang dapat melatih mereka bisa berenang di sungai. 

Namun, pernah ke pantai mandi-mandi di pinggian pantai dengan ketrampilan berenang yang boleh dikatakan belum ada. dalam video ini, kedua anak ini sedang menikmati kegiatan mandi dan berenang di kolam renang. Tampak mereka sangat senang dan bahagia beranang dan menyelam.

Sayangnya, kedua anak ini memiliki perbedaan dalam hal kemampuan berenang. Ananda Nayla yang lebih tua dari Aqila Azalea Tabrani Yunis, tampak tidak bisa berenang dibanding adiknya yang masih berusia 6 tahun. 

Aqila menunjukan kemampuan berenang dan menyelam lebih lihai. Padahal, ia sendiri belum pernah berlatih berenang dan menyelam sebelumnya. Namun, kelihatannya, ia seperti memiliki bakat yang potensial dalam berenang dan menyelam. Sementara kakaknya tidak. Nah, bagaimana dengan anda atau anak anda? Apakah juga seperti mereka?

Kiranya setiap orang tua, wajib mengajarkan anak-anak  berenang, karena dengan memiliki kemampuan berenang itu banyak sekali manfaatnya. Seperto disebutkan pada awal tulisan ini, bahwa ketrampilan berenang adalah ketrampilan hidup yang ditujukan untuk survival, penyelamatan diri ketika berada di air. 

Sebagai kegiatan olah raga yang menyenangkan dan menyehatkan, serta banyak lagi keungungannya yang bia kita identifikasi. Oleh sebab itu, selayaknya setiap orang tua mau melatih anak-anak untuk berenang, baik di sungai, maupun di kolam renang. Jadi, berenang jangan dilihat dengan sebelah mata, tetapi lihatkan secara sempurna. Mari ajari anak-anak berenang.