Mohon tunggu...
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah Mohon Tunggu... Guru - Guru

Hobi saya membaca novel dan menonton film

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

TEMPAT BERSEJARAH DI JAKARTA TIMUR (MONUMEN PANCASILA SAKTI)

2 Juli 2022   21:56 Diperbarui: 2 Juli 2022   22:31 98 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Monumen Pancasila Sakti terletak di Jalan Raya Pondok Gede, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Monumen Pancasila Sakti mulai dibangun pada pertengahan Agustus 1967 hingga diresmikan pada 1 Oktober 1973 oleh Presiden Soeharto bertepatan dengan sejarah Kesaktian Pancasila. Luas tanah tempat ini sekitar 14,6 hektar. Monumen Pancasila Sakti sering dikenal dengan sebutan Lubang Buaya. Karena bertempatan di Desa Lubang Buaya dan di tempat inilah pada 30 September 1965 telah terjadi peristiwa korban G30SPKI para jenderal dibawa ke Lubang Buaya yang dijadikan markas komando G30SPKI. Di Lubang Buaya, terdapat tiga orang jenderal yang masih hidup dibunuh. Tujuh jenazah perwira tinggi TNI AD itu bersama dengan jenazah Lettu Piere Tendean dimasukkan oleh para pembunuh ke dalam sumur tua untuk menghilangkan jejak. Sumur tua ini dikenal dengan nama Sumur Maut, karena di sumur inilah tempat dimana jenazah para Pahlawan Revolusi dikuburkan.

sumur-tua-20180929-164450-62c064cf2b6a465db1686592.jpg
sumur-tua-20180929-164450-62c064cf2b6a465db1686592.jpg
Sebelum didirikannya sebuah monumen sejarah, tempat ini dahulunya sebagai perkebunan karet yang berbatasan dengan lapangan udara Halim Perdana Kusuma. Sumur maut ini dijadikan sebagai tempat pembuangan terakhir para korban G30SPKI. Pada tanggal 3 Oktober 1965 sumur ini berhasil ditemukan berkat informasi salah seorang polisi yang ikut diculik dan dibawa ke Lubang Buaya namun Ia berhasil melarikan diri. Sumur tersebut kemudian digali dan jenazah ketujuh anggota TNI AD itu ditemukan kemudian diangkat dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Monumen Pancasila Sakti ini terdiri dari beberapa tempat bersejarah yaitu : Sumur Tua Tempat Pembuangan Jenazah 7 Pahlawan Revolusi, Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum dan Mobil-mobil Tua Peninggalan Pahlawan Revolusi. Tujuan didirikannya monumen ini untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi yang mempertahankan ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila dari serangan ideologi komunis.

lobang-buaya-4-62c064d9bb44867ee67ae6f3.jpg
lobang-buaya-4-62c064d9bb44867ee67ae6f3.jpg

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan