Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Buah Kenari Memperkaya Kuliner Khas Maluku Utara

4 Mei 2019   13:15 Diperbarui: 4 Mei 2019   13:27 0 2 2 Mohon Tunggu...
Buah Kenari Memperkaya Kuliner Khas Maluku Utara
Halua Kenari (dokpri)

Buah kenari ditengarai merupakah tanaman yang berasal dan tumbuh di daerah Maluku Utara, termasuk jenis kacang-kacangan atau Burseraceae Canarium dalam bahasa Latinnya. Yang dapat dimanfaatkan untuk dimakan adalah bagian buahnya yang di dalamnya terdapat biji-bijian. Buahnya berbentuk bulat dengan daging yang tebal. Bijinya terbungkus dalam cangkang yang keras. Karena isinya yang mengandung lemak dan protein maka digolongkan sebagai keluarga kacang. Buah kenari selain dimakan langsung, sering kali dijadikan topping untuk kue-kue khas Maluku Utara.

Kenari tergolong kacang-kacangan yang baik dikonsumsi untuk kesehatan karena mengandung Omega 3, menurut penelitian setiap 8 ons kenari mengandung 180 kalori. Untuk dijadikan topping pada kue, kenari sebaiknya di sangrai atau di panggang terlebih dulu, sehingga mengeluarkan rasa gurih dan bau yang harum.

Beberapa kuliner khas Maluku Utara yang menggunakan bahan kenari di antaranya adalah Gohu Ikan, Bagea Kenari dan Halua Kenari.

1. Gohu Ikan

Karena letak geografisnya yang berdekatan dengan Sulawesi Utara, maka kuliner Maluku Utara khususnya Ternate, Halmahera, lebih memiliki kesamaan jenis dengan kuliner khas Sulawesi Utara. Ciri khas kuliner Maluku Utara selalu menggunakan bahan kenari, baik di uleg (seperti halnya kacang di pulau Jawa untuk bumbu pecel) maupun di rajang kasar.

Gohu Ikan terbuat dari bahan ikan tuna atau ikan cakalang,  yang dipotong kecil-kecil lalu dibumbui, lalu ditambahkan bawang merah, cabe rawit (rica gufu menurut istilah setempat) dan rajangan daun kemangi yang ditumis dengan sedikit minyak kelapa, lalu dituangkan ke atas potongan ikan mentah tersebut.  Diatasnya ditaburi kenari tumbuk. Gohu Ikan sering disebut sebagai sashimi-nya warga Maluku Utara.

Kuliner sejenis Gohu Ikan juga dapat ditemui di Hawaii dengan nama onopoke serta di Filipina Selatan disebut kinilauw.

2. Bagea Kenari

Bagea kenari merupakan kue kering berbahan dasar tepung sagu, merupakan camilan khas Maluku Utara yang menjadi pendamping untuk minum teh atau kopi di sore hari. Bagea kenari teksturnya keras, maka untuk memudahkan menyantapnya disarankan untuk dicelupkan terlebih dulu pada teh atau kopi. Karena bila langsung digigit, akan terasa sangat keras.

Cara pembuatannya cukup rumit dan lama, bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah tepung sagu, kacang kenari yang telah dicincang kasar, gula, air, minyak sayur, dan rempah-rempah (cengkeh dan kayu manis), dicampur untuk dibuat adonan. Setelah sekian lama, adonan ini diaduk dengan rata lalu dimasukkan ke dalam loyang dan dipanaskan dengan suhu tertentu di dalam oven. Makin sering dimasukkan ke dalam oven, Bagea Kenari ini akan makin keras. Rasanya gurih dan merupakan oleh-oleh yang paling diminati bila ada tamu yang berkunjung ke Maluku Utara.

3. Halua Kenari

Camilan lain dari Maluku Utara adalah Halua Kenari, yang ini kenari dicampur gula merah sehingga menghasilkan tekstur yang legit dan rasa manis yang dominan. Karena berbahan dasar kenari, camilan ini dikenal memiliki kandungan gizi tinggi dan merupakan sumber protein yang baik. Jadinya, camilan ini selain enak juga menyehatkan. Pembuat Halua Kenari yang paling terkenal di Maluku Utara terdapat di desa Mateketen, Kecamatan Makian Barat, Halmahera Selatan.

Halua Kenari atau sering kali disebut sebagai Ting-Ting Maluku Utara ini dipasarkan dengan tiga cara, tanpa bungkus atau langsung dipak dengan kantong plastik, bungkus daun kelapa dan bungkus kertas minyak. Cara pembuatan Halua Kenari cukup mudah dan tidak serumit Bagea Kenari, siapkan kenari yang telah dipanggang, lalu dicampur dengan gula merah, gula pasir dan air yang dibuat kental setelah dipanaskan dengan api kecil. Ada yang dibentuk bulat dengan cara mengepal, maupun dibiarkan dalam bentuk persegi empat seperti bentuk loyang. Halua Kenari yang dibungkus kertas minyak, adonan panas dituang ke dalam loyang yang dialasi kertas minyak, setelah adonan dingin, dibungkus dengan kertas minyak tersebut. 

Halua Kenari kini sudah dipasarkan di Jakarta, sehingga bagi mereka yang rindu dengan rasa legit Halua Kenari dapat dengan mudah membelinya di Jakarta atau bisa juga memesannya langsung ke Ternate dan dikirim melalui kurir One Day Service.

Semoga dengan memperluas pasar kuliner khas Maluku Utara, UMKM di Maluku Utara dapat bertumbuh sehingga kuliner khas ini dapat terus dipertahankan eksistensinya.