Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Wisata

Dari Belitung, Semoga Airpaz.com Menerbangkan ke Lombok

12 Agustus 2015   12:07 Diperbarui: 12 Agustus 2015   12:07 112 1 1

Belitung semenjak meledaknya film Laskar Pelangi telah berubah menjadi destinasi wisata yang diminati banyak wisatawan. Pengalamanku berlibur ke Belitung setelah berjuang mendapatkan tiket pesawat Garuda Indonesia, untuk keberangkatan dari Jakarta menuju bandara Hanandjoeddin, kota Tanjung Pandan. Dan pulangnya berburu tiket pesawat Sriwijaya Air. Karena saya salah memilih hari, bepergian ke Belitung disaat jadwal penerbangan puncak, pada masa ziarah kubur. Sebenarnya cukup banyak penerbangan yang memiliki jadwal ke Tanjung Pandan, seperti Lion, Wings, Citilink, dan NAM, namun semuanya penuh pada waktu itu.

Dari kota Tanjung Pandan menuju ke pantai Tanjung Kelayang, lalu menyewa kapal cepat untuk melakukan island hopping atau mengelilingi pulau-pulau yang ada di sekitar Belitung Barat. Hari pertama, dihabiskan untuk menikmati pulau-pulau, seperti Pulau Burung, Pulau Lengkuas yang memiliki mercu suar, Pulau Pasir dan Pulau Batu Berlayar. Di masing-masing pulau terdapat batuan granit yang berbeda, kecuali di Pulau Pasir yang tidak memiliki batuan granit, hanya ada bintang laut. Menyempatkan makan siang di Pulau Lengkuas dengan menu makanan hidangan laut, yaitu ikan bakar. Bila kaki dan lutut Anda masih kuat, cobalah untuk menaiki mercu suar sampai ke puncaknya, sungguh indah melihat pemandangan laut dari atas. Makan malamnya, kami menikmati tata cara makan dengan adat Badulang di sebuah Rumah Makan yang menyediakan Gangan Belitong.

Keesokan harinya, setelah melewati Danau Kaolin, kami langsung menuju ke Belitung Timur dengan menggunakan kendaraan mobil sewaan, guna melihat sekolah buatan saat dilakukan shooting film Laskar Pelangi, menengok Museum Kata dari penulis buku kondang, dan menikmati warung kopi khas Belitung di Manggar.

Hari ke tiga atau hari terakhir di Pulau Belitung, kami manfaatkan untuk menikmati kuliner khas Belitung, seperti mie Belitung, es jeruk kunci dan kopi Ake serta berburu oleh-oleh khas Belitung, seperti batu Satam, kerupuk kemplang dan T-Shirt Belitung.

Setelah puas menikmati liburan di Belitung, saya masih memiliki keinginan untuk melakukan wisata nusantara, yakni ke Lombok, sebuah pulau di sebelah pulau Bali, namun sudah termasuk provinsi Nusa Tenggara Barat., alasannya karena Lombok saat ini mulai terkenal dengan wisata alam dan kulinernya dan mulai mampu bersaing dengan Bali. Untuk berlibur ke Lombok dari Jakarta, saya harus membeli tiket pesawat dari penerbangan Garuda Indonesia, Lion, Batik, Air Asia, Sriwijaya atau Citilink dari Jakarta menuju Mataram - Lombok. Agar efektif saat mengunjungi Lombok, harus menyiapkan waktu minimal empat hari tiga malam atau istilahnya 4D/3N. Di Lombok, akan mengunjungi Pantai Sekotong, Pantai Senggigi, Pantai Kuta Lombok, Gili Trawangan, Pura Batu Bolong dan Desa Sade. Melakukan snorkeling untuk menikmati terumbu karang dan biota laut yang indah, serta menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang sangat indah. Dan tentunya mencoba menikmati keindahan Gunung Rinjani paling tidak dilerengnya, bila tidak sanggup sampai ke puncaknya.

Tidak lupa pula mencicipi kuliner Lombok yang sangat unik dan pedas, seperti Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, Sate Bulayak, Sate Rembiga, dan Sate Tanjung.

Bila tulisan ini terpilih untuk mendapatkan tiket pesawat gratis dari Airpaz.com ke Lombok, tentu aku sangat berbahagia. Terlebih bila dapat menikmati penerbangan nasional kebanggaan bangsa Indonesia: Garuda Indonesia. Jayalah negeriku, bangsaku: Indonesia di usianya yang ke 70 tahun, dan cintai selalu destinasi wisata nusantara. (SG)