Mohon tunggu...
sucahyo adiswasono@PTS_team
sucahyo adiswasono@PTS_team Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wiraswasta

Hanya Seorang Bakul Es, Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang. Call Center: 0856 172 7474

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Teladan Tanpa Beban Kata Tanpa Jiwa

22 Februari 2024   23:10 Diperbarui: 22 Februari 2024   23:44 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: pixabay.com

Telah tertulis dan terprasasti
Bahwa bangsa ini adalah bangsa cinta damai
Dan, lebih cinta akan kemerdekaan

Berhikmat kebijaksanaan, bermusyawarah perwakilan
Yang senantiasa dan seharusnya dijunjung tinggi
Mikul dhuwur mendhem jeru
Terpancarkah dari perangai mereka?

Siapa?

Mereka yang gede rasa laksana sang penentu segalanya
Hidup matinya suatu bangsa yang nyatanya disangga para sudra

Memang iya?

Tengok saja bila engkau mau percaya
Atau, diam saja bila telah bosan dan jengah
Oleh perilaku, sepak terjang mereka
Sang penghuni puncak piramidal
Yang mau melanggengkan kekuasaan
Di atas tetesan peluh, darah dan kurasan air mata

Adakah teladan nyata tanpa beban dari mereka?
Kepada kita yang saban hari berkutat sekuat tenaga
Melepas dera lantaran ulah mereka

Hanya mengumbar kata-kata tanpa jiwa
Apa susahnya?

Lalu?

Berhentilah menebar keriuhan dan kegaduhan!
Yang justru menambah siksa duka lara
Bagi kita yang tengah di puncak mimpi
Merindukan suasana serba surgawi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun