Mohon tunggu...
Edukasi Pilihan

Bersama PPI Tiongkok, Kita Mengenal Lebih Dekat Indonesia Mengajar

15 April 2019   22:22 Diperbarui: 15 April 2019   22:34 68 0 0 Mohon Tunggu...

Beijing (7/04/2019) Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok berkolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia dan Indonesia Mengajar (IM) mengadakan webinar 'Dua Pena' dengan tema 'Mengenal Lebih Dalam Indonesia Mengajar dalam Program Pendidikan dan Pemberdayaan'. Narasumber pertama yaitu Lizara Patriona Syafri, yang merupakan Chairman Assistant of Foundation Indonesia Mengajar. Beliau juga merupakan Pengajar Muda IM pada tahun 2016.

Indonesia Mengajar adalah gerakan masyarakat Indonesia yang terlibat aktif dalam berbagai upaya positif dan nyata dalam memajukan pendidikan.

Lizaramenjelaskan bahwa Indonesia Mengajar memiliki tujuan double impact untuk melakukan investasi terhadap dua generasi, yaitu generasi pemuda-pemudi bangsa dan anak-anak Indonesia. Selain itu, IM juga memiliki misi untuk dapat mendorong tumbuhnya gerakan sosial pendidikan di Indonesia.

Program Pengajar Muda merupakan program dari IM yang menghadirkan sosok guru sekaligus penggerak masyarakat di bidang pendidikan yang nantinya akan ditugaskan di berbagai pelosok Indonesia. Para pengajar muda ini merupakan putra putri terpilih melalui seleksi dan pelatihan intensif. Berdasarkan data yang diambil pada tahun 2018, sejak tahun 2010 IM telah memberangkatkan 835 pengajar muda yang terpilih dari 132.532 pendaftar ke 207 sekolah dasar di 28 kabupaten di seluruh Indonesia.

Selain sebagai pengajar, Lizara juga menjelaskan bahwa para pengajar muda juga berinteraksi dengan orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah. Tujuannya untuk mengajak pemerintah daerah dan masyarakat lokal untuk ikut terlibat dalam memajukan pendidikan daerah masing-masing. Beberapa diantara forum kemajuan pendidikan daerah yang sampai sekarang sudah terbentuk yaitu RUBI, Kelas Inspirasi, Ruang Belajar, FGIM, dan Indonesia Menyala.

"Sampai saat ini terdapat 197.190 relawan yang bergerak bersama kami (IM)" ujarnya.

Beberapa program juga terbentuk setelah penempatan Pengajar Muda seperti Guru Figur Kapuas Hulu, Tulang Bawang Barat Cerdas, Gerakan Desa Cerdas Halmahera Selatan, dan lain-lain.

Materi kedua disampaikan oleh Agus Ghulan Ahmad yang merupakan Koordinator Pendidikan PPI Dunia. Sebagai mahasiswa yang sedang menempuh studi di luar negeri.

Agus berpendapat bahwa kontribusi terhadap pendidikan Indonesia dapat direalisasikan dengan ikut serta dalam organisasi pelajar. Pergerakan dan Pendidikan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari organisasi pelajar.

Narasumber juga memaparkan bahwa terdapat dua alasan seseorang mengikuti organisasi pelajar, yaitu mencari pengalaman untuk diri sendiri dan memikirkan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

Sebagai organisasi pelajar, beberapa program pendidikan turut memberikan kontribusi dalam mencerdaskan bangsa Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x