Mohon tunggu...
Steven Saunoah
Steven Saunoah Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira-Kupang

Menulis adalah hobi saya. Terkadang menulis membuat saya mengekspresikan jiwa saya ke dalam tulisan. Tulisan yang selalu saya senangi adalah puisi. Karya sastra sederhana itu membuat saya menemukan kembali jiwa saya yang kadang pula rapuh sebagai manusia.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tapak Pejuang

4 September 2022   21:29 Diperbarui: 4 September 2022   21:32 101 9 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

TAPAK PEJUANG
*Steven Saunoah

I/   Langkah kaki perlahan keluar mencari ngina
      melirik kompas, menatap sendu
      terpaku pada arah ngina yang menyebalkan
      yang datang untuk menerpa, lalu pergi membawa senyum
      pada bias-bias pohon yang tersentuh pada harapan palsu.

II/  Langkah kaki mulai bergerak...
      untuk siap menyusur jalan kota penuh keramaian.
      Sekarang bukan waktunya untuk tunduk pada kehendak
      melainkan pada irama jiwa yang selalu menuntun.

III/  Langkah terus bergerak...
       dan terus bergerak!
       sekarang bukan waktunya untuk menjadi pecundang
       yang selalu diludahi oleh ngina-angin kota.
       Tetapi jadilah pejuang
       yang selalu menatap realita penuh irama.

IV/  Kami bukan pecundang!
       kami bukanlah fatamorgana belaka!
       kamilah pejuang!
       yang siap merebut kemenangan
       bukan untuk mementaskan sandiwara di atas drama.
       Kami adalah 'tapak-tapak' pejuang.

Unit Ibrani
04/09/22

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan