Mohon tunggu...
Sri mulyani putri Jayanti
Sri mulyani putri Jayanti Mohon Tunggu... Mahasiswa Biasa

Mahasiswa Biasa

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Peningkatan Daya Kreativitas Kelompok Milenial di Era Covid-19

28 November 2020   21:30 Diperbarui: 28 November 2020   21:34 86 1 0 Mohon Tunggu...

 Akhir tahun 2019  kita semua digemparkan dengan keadaan sebuah penyakit  yang mematikan yaitu pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 merupakan penyakit yang menyebar secara luas antarnegara yang dapat berdampak pada seluruh aspek kehidupan negara salah satunya negara kita Indonesia.

Selain berdampak kepada kesehatan dan aspek sosial ekonomi dampak yang paling banyak dirasakan terjadi pada pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga terjadi pemotongan gaji pegawai. Bencana pandemi Covid-19 dapat menghasilkan sebuah hikmah yang dapat dijadikan kesempatan untuk berkreativitas.

Kreativitas terjadi akibat adanya masalah dari suatu situasi dan kondisi, dengan adanya pandemi Covid-19 ini justru tidak lantas menyurutkan semangat kreativitas para pemuda milenial untuk menghibur diri dari kebosanan maupun membuat terobosan baru yang tentunya kegiatan yang mereka lakukan ini akan berdampak positif terhadap diri mereka sendiri maupun orang lain.

Di antara semua sosial media yang paling sering digunakan para pemuda milenial untuk membagikan kegiatan kreatif dan terobosan baru selama masa pandemic Covid-19 salah satunyan ialah media sosial twitter, Instagram, youtube dan tiktok.

Banyak jenis kegiatan kreatif dan terobosan baru yang dapat dilakukan, mulai dari tips-tips seputar memasak dan membagikan resep-resep di sosial media, tips-tips fashion yang mengajakarkan paduan antar atasan dan bawahan pakaian, kegiatan mendekorasi ruangan dengan memanfaatkan barang-barang bekas sehingga bisa menghasilkan barang yang bagus dan berguna.

Kegiatan-kegiatan seperti itu dapat dilakukan karena selain dapat mengasah kreativitas diri, aktivitas-aktivitas seperti itu juga jadi penjaga kesehatan tubuh selama menjalankan stay at home

Melalui kreativitas yang ada, memanfaatkan peluang saat pandemi Covid-19 memanglah menjadi solusi terbaik untuk menambah penghasilan bagi keluarga maupun diri kita sendiri. Meski banyak sekali pilihan kreativitas yang dapat dilakukan saat pandemi Covid-19, tetapi banyak para pemuda milenial yang memilih bisnis kuliner dan hal ini lah yang dipilih dan dicoba oleh Mbak Lia Yuliani.

Mbak Lia Yuliani menjual anek kuliner mulai dari aneka mini cake (cheesecake,chococake tiramisu), donat, zupa-zupa, lasagna dan makaroni panggang. Seperti yang sudah kita ketahui bidang kuliner, merupakan bisnis yang tidak ada matinya.

Peluang bisnis di bidang ini juga sangat menjanjikan. Namun, karena persaingannya cukup ketat apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, para pemuda milenial  harus menjalankan bisnis dengan pandai memanfaatkan peluang dan mencoba strategi baru yang ada agar bisninya tetap berjalan.

Ada beberapa cara mengoptimalkan bisnis kuliner agar laris manis di masa pandemi Covid-19 , diantaranya:                                                           

  • Produk yang dijual berkualitas, unik, danmenarik minat customer 
  • Tentukan dulu produk yang mau dijual. Pastikan makanan yang dipilih dibuat dari bahan pilihan yang berkualitas, unik, dan menarik minat customer.
  • Mengadakan promo di aplikasi jualan online
  • Menjadi mitra aplikasi jualan online memang memudahkan untuk promosi. Sistem sudah ada tinggal pasang menu makanan dan beri foto produk yang kualitasnya oke.
  • Endorsement oleh selebgram atau influencer
  • Memperkenalkan produk jualan bisa dengan menggandeng selebgram atau influencer untuk endorse produk jualan. Siap-siap aja buat bisnisnya laris dengan banyaknya orderan.
  • Aktif promosi di sosial media
  • Sosial media punya pengaruh yang cukup besar juga terhadap promosi bisnis. Sebaiknya promosi dengan soft selling agar menarik minat pembeli. Tentukan juga target market buat produk andalanmu.
  • Melakukan inovasi terhadap bisnis
  • Inovasi terhadap bisnis perlu dilakukan agar menarik minat pembeli. Bisa dengan melakukan inovasi menu baru, foto pendukung produk yang lebih oke, mengadakan promo atau giveaway juga bisa dilakukan beberapa kali.
  • Fast respon dan bersikap ramah
  • Biasanya pembeli suka tipe penjualnya yang fast respon dan ramah.
    Sebagai penjual, attitude perlu diperhatikan juga, baik terhadap customer atau pengantar makanan online. Berikan kesan yang baik sebagai penjual agar mendapatkan respon yang baik pula.                                                                                                                                

Pandemi Covid-19 yang membuat semua orang menjadi stay at home secara tidak langsung berdampak positif karena memunculkan kreativitas dan hal ini bisa dijadikan ide bisnis  loh. Meski di tengah pandemi sekali pun, salah satunya bisnis kuliner. Saat lagi berdiam diri di rumah dan rasa bosan muncul akan membuat diri kita ingin ngemil atau ingin memakan susuatau.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN