Mohon tunggu...
Ari Sony
Ari Sony Mohon Tunggu... Administrasi - Bung Arson, Pengamat dan Pemerhati Olahraga Khususnya Sepakbola

Olahraga adalah nadi yang harus selalu digerakkan, dan ketika menulis topik lainnya harus sesuai dengan sudut pandang sendiri dan pemikiran yang matang

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Merekrut Conte Merupakan Perjudian Arsenal, 3 Alasan Ini Jadi Penyebabnya

30 Agustus 2021   13:08 Diperbarui: 31 Agustus 2021   04:18 1289
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Apakah memecat Arteta, akan menjadi solusi terbaik bagi manajemen Arsenal? Lalu, siapa pelatih yang pantas menggantikan posisinya saat ini. Jika pilihannya mencari sosok pelatih yang sukses dan sedang menganggur ada 3 nama yang pantas diapungkan yaitu Antonio Conte, Zinedine Zidane dan Paulo Fonseca.

Namun jika Arsenal ingin pelatih dengan harga miring yang sedang menganggur dan mempunyai filosofi gaya bermain menyerang ala Arsenal, nama Frank Lampard dan Andrea Pirlo bisa jadi salah satu opsi.

Jika pada akhirnya, manajemen Arsenal menyetujui pilihan fans Arsenal di media sosial dengan pilihan nama "Antonio Conte", maka bersiap-siaplah Arsenal melakukan perjuadian besar. Ada 3 alasan yang membuat Conte sebenarnya tidak cocok melatih Arsenal.

1. Conte lebih sreg dengan pemain berpengalaman dan pemain bintang

Jika opsi Arsenal merekrut Conte untuk jangka pendek tak jadi soal. Namun jika untuk proyek jangka panjang sepertinya tidak tepat. Selama di Juventus, Chelsea dan Inter Milan Conte diberikan skuad yang sudah jadi. Setiap pemain yang mempunyai karakter seperti yang diinginkan oleh Conte, manajemen klub pasti menyanggupi permintaan Conte.

Nama-nama seperti Arturo Vidal, Paul Pogba, Carlos Tevez, Stephan Lichtsteiner, Andrea Pirlo, N'Golo Kante, David Luiz, Romelu Lukaku dan Kwadwo Asamoah merupakan contoh pemain yang didatangkan, selama ia membesut 3 tim di Juventus, Chelsea dan Inter Milan.

Dengan skuad muda kurang berpengalaman, ditambah pemain-pemain senior yang kurang bersinar, kehadiran Conte hanya akan menambah mental juara bagi skuad Arsenal, namun tanpa disertai raihan prestasi apapun, kecuali ada penambahan kedalaman skuad, di bursa transfer Januari 2022.

Efek buruknya, pemain muda potensial Arsenal yang gagal bersinar bisa tersingkir dari klub, padahal kebijakan Arsenal selama ini adalah merekrut pemain muda potensial untuk mereka kembangkan.

2. Arsenal bukan tim yang suka jor-joran

Saat di Chelsea Conte menghabiskan dana sekitar 300 juta poundsterling untuk dibelanjakan pemain. Inter Milan juga harus mengeluarkan dana yang tak sedikit demi memenuhi ambisi Conte, untuk menggusur dominasi Juventus.

Kebijakan yang sama antara spurs dan Arsenal dalam belanja pemain, yang irit soal duit belanja transfer pemain akan menyulitkan langkah Conte saat melatih Arsenal. Kebiasaan pemilik klub sebelumnya, yang memanjakan Conte, akan membuat Arsenal kalang kabut dalam menyiapkan dana transfer yang nilainya sangat "wah".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun