Mohon tunggu...
siti fatima
siti fatima Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasasiswi

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menulis

14 Mei 2024   12:08 Diperbarui: 14 Mei 2024   12:13 72
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Dalam tinta hitam dan kertas putih,
Tersimpan kisah yang tak berujung,
Menulis adalah merangkai mimpi,
Mengurai kata menjadi asa yang terbang tinggi.

Pena menari di atas kanvas sepi,
Menghidupkan dunia yang tak terlihat,
Di balik setiap huruf, ada jiwa yang menanti,
Mencari makna dalam riuh senyap.

Tiap lembar menyimpan rahasia,
Tentang luka, cinta, dan harapan,
Menulis adalah merajut cerita,
Membawa pembaca ke alam imajinasi tanpa batasan.

Menulis adalah mengukir waktu,
Menjaga kenangan tetap abadi,
Dalam setiap baris, ada suara hati,
Mengalir bebas, tanpa kendali.

Puisi, prosa, atau sekadar catatan,
Menulis adalah jalan menuju kebebasan,
Menyuarakan yang tak terkatakan,
Menyentuh hati di setiap kesempatan.

Biarlah pena terus menari,
Menjelajah ruang dan waktu yang tak terbatas,
Menulis adalah hidup yang tak henti,
Menjadi saksi bisu dari perjalanan yang penuh makna.


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun