Mohon tunggu...
Siti AinunMuliyaningsih
Siti AinunMuliyaningsih Mohon Tunggu... Bismillah :)

SA&SA

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Ikut Atasi Pandemi, Mahasiswa UM Bagikan 250 Hand Sanitizer di Desa Sukolilo

5 Juli 2020   19:23 Diperbarui: 5 Juli 2020   21:39 41 2 0 Mohon Tunggu...

Saat ini, dunia tak terkecuali Indonesia tengah diserang wabah. Wabah tersebut terjadi akibat virus corona yang telah menjadi pandemik di seluruh belahan dunia. Virus corona pertama kali muncul di Kota Wuhan China. Awalnya, virus corona diketahui hanya dapat menginfeksi hewan seperti kelelawar. Namun, saat ini virus corona telah bermutasi dan dapat menginfeksi jaringan pernapasan dan menurunkan sistem imun manusia. Selain itu, penyebaran virus corona tergolong sangat cepat penyebarannya sehingga dunia harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Ditengah pandemik virus corona, Universitas Negeri Malang tetap berkontribusi untuk membantu masyarakat sekitar yang terdampak melalui Program Kulian Kerja Nyata (KKN) Edisi Covid-19. Salah satu Program KKN yang dilakukan yaitu pembagian hand sanitizer daun sirih sebanyak 250 botol di Desa Sukolilo. Pembagian hand sanitizer secara gratis ini dilakukan untuk membantu masyarakat di Desa Sukolilo dalam melawan pandemik. Selain itu, penggunaan hand sanitizer ini juga membantu penerapan salah satu protokol kesehatan di Desa Sukolilo.

dokpri
dokpri
Potret saat tim KKN membagikan hand sanitizer kepada warga di Desa Sukolilo

"Pembagian hand sanitizer dilakukan sebagai upaya dalam penanganan pandemik covid-19 yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan sekitar desa" ujar Koordinator Desa, Arif Mustofa menegaskan tujuan Program KKN ini.

Pembagian hand sanitizer daun sirih ini dilakukan selama dua hari yaitu pada tanggal 2 dan 3 Juli 2020 kepada warga di lingkungan sekitar kantor balai desa. Salah satu perangkat desa di Desa Sukolilo, Bachri mengatakan, "Pembagian hand sanitizer ini sangat membantu kami mengingat kurang sadarnya warga sekitar terhadap protokol kesehatan new normal".

VIDEO PILIHAN