Mohon tunggu...
SISKA ARTATI
SISKA ARTATI Mohon Tunggu... Guru - Ibu rumah tangga, guru privat, penyuka buku dan lagi senang Nulis

Bergabung sejak Oktober 2020. Antologi: πŸ’—Kutemukan CintaMU πŸ’— Aku Akademia, Aku Belajar, Aku Cerita πŸ’—150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi πŸ’— Ruang Bernama Kenangan πŸ’— Biduk Asa Kayuh Cita πŸ’— 55 Cerita Islami Terbaik Untuk Anak. Penulis bisa ditemui di akun IG: @siskaartati / @siska_mentorpaytren

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Berpeluk Kenangan yang Tersisa

6 September 2021   15:49 Diperbarui: 6 September 2021   15:52 134 21 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Berpeluk Kenangan yang Tersisa
Ilustrasi gambar: https://glitzmedia.co

Gemuruh tetiba memecah langit
Beriring kilat sekelebat kedipan mata
Berarak awan kelabu menutup biru
Serentak butiran besar mengguyur kota

Jangan lagi kau meringkuk di sudut ruang
Tuk sekedar mengharap aku datang
Jangan lagi kau teriak miris menahan tangis
Tuk sekedar meluapkan rindumu yang menipis


Tumpah ruahnya hujan yang kau pandang
tak akan menempis bayangku di matamu
Dinginnya bayu dari kaca jendela yang mengalir lembut di pipimu
Tak akan kembali menghangatkan ingatanmu tentangku yang telah melayang

Duhai, kau yang -katanya- menyimpan cinta!
Sadarlah bahwa keadaan tak lagi sama
Kau memilih jalan pulang
Aku memilih jalan pergi

Berpeluklah kau dengan kenangan yang tersisa.

Sedangkan aku,
di sini,
bersama dengan rinai,
berpeluk asa dengan segenap doa, agar kau tak tersiksa dengan nostalgia.

***

#tulisanke-248

#PuisiSiskaArtati

#BerpelukKenanganYangTersisa

#PuisiSiskaArtati #BerpelukKenanganYangTersisa, ditulis di laman Kompasiana, bukan di laman lainnya

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan