Mohon tunggu...
Susilawati
Susilawati Mohon Tunggu... Penggiat Medsos. Sadar Berbangsa dan Bernegara. Jadilah pemersatu.

Penggiat Medsos. Sadar Berbangsa dan Bernegara. Jadilah pemersatu.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Bullying

22 Oktober 2020   02:00 Diperbarui: 22 Oktober 2020   02:09 16 5 0 Mohon Tunggu...

Hidup yang terlalu sunyi..sepi...
Setiap hari hening...
Waktupun mengalir dengan tenang...
Serasa tak ada gairah hidup...

Bagi pemilik jiwa survive...
Siap bila berhadapan dengan ancaman..gangguan...
Kan membuat semakin terasa arti waktu...
Dan bermakna bagi kehidupan...

Sebagian orang keberatan mendapatkan aksi bullying...
Menganggap itu sebuah hinaan...
Dirasakan sangat mengganggu dan menyakitkan...
Terus berkepanjangan secara psikis dirasakan bagi sang korban...

Namun berbeda bila itu diterima oleh pemilik jiwa-jiwa tangguh...
Ia tidak merasakan rasa sakit itu...
Karena ia melihat dari sudut yang berbeda...
Bahwa perlakuan bullying semakin menguatkan mental...
Untuk jiwa yang terus bertumbuh...
Ke depan membuahkan keyakinan semakin cerdas bijak...

Walau sesungguhnya...
Sikap membullying sebaiknya dihindari...
Karena sikap demikian tidak terpuji...
Jika saya, kamu, dia, anda, kami atau kita...
Tega berperilaku membullying orang lain..
Atas dasar apa membullying orang lain...
Otomatis itu adalah cermin dari bagaimana orangtua-orangtua yang buruk ...

Sebagai sesama makhluk CiptaanNya...
Jika masih percaya...
Mari saling menjaga dan menghormati...
Kekuatan kehangatan membentuk aura positif...
Bagi lingkungan dan pikir yang menginspirasi..

Jakarta, 22 Oktober 2020.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x