Mohon tunggu...
Sim Chung Wei
Sim Chung Wei Mohon Tunggu... Guru - Guru

blog : castleofwisdom7.blogspot.com youtube : https://www.youtube.com/channel/UCL2z2EUZdml4YIKyqlpsEQw Saya pria, lahir di kota Tahu, Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 24 Desember , anak pertama dari dua bersaudara. saat ini berprofesi sebagai tenaga pendidik di salah satu sekolah Internasional di Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sayapnya Patah, dan Aku Diam

4 November 2022   13:07 Diperbarui: 4 November 2022   13:08 111
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Sayapnya Patah, dan Aku Diam
Karya : Sim Chung Wei

Betapa hati ini hancur parah
menyaksikan sayapnya patah
tanpa daya hanya melihat
tak mampu berbuat

kedua sayap telah patah
bulu harapan berguguran
merampas masa depan
terhempas keras sampai patah

Tak mampu terbang
tak mampu bangkit
tak memiliki kempuan
dan tak berpengharapan

Hanya bisa berharap
akankah sayap itu tumbuh kembali
membawa putriku terbang
bersinar diantara para malaikat

Jalan mana yang akan ia tempuh
terhempas kalah atau terbang jadi pemenang
semua tergantng keinginanmu
aku hanya bisa diam memandang

Jakarta, 4 November 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun