Mohon tunggu...
Sigit Eka Pribadi
Sigit Eka Pribadi Mohon Tunggu... Administrasi - #Nomine The Best In Spesific Interest Kompasiana Award 2022#

#Nomine The Best In Spesific Interest Kompasiana Award 2022#Menulis sesuai suara hati#Kebebasan berpendapat dijamin Konstitusi#

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Bagaimana Sebaiknya Colab yang Bijak antara Young Talent dan Old Talent dalam Teamwork?

3 Desember 2022   12:40 Diperbarui: 4 Desember 2022   05:05 403
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Gambar Colab Karyawan Old and Young di Kantor | Sumber Gambar : Freepik.com

Hai leader, hai generasi baby boomers dan generasi X,Y,Z. Apakah dalam teamwork Anda sering terjadi problematika-problematika seperti di bawah ini?

Terjadi kendala ketidak-solidan dan ketidak-kompakan karena adanya egosentris dan idealisme masing-masing terkait siapa karyawan junior dan siapa karyawan senior? 

Termasuk problematika gap usia siapa lebih tua dan siapa yang muda di kantor?

Atau dalam artian lain, teamwork tidak solid karena persoalan old talent dan young talent yang saling berkonflik, berseteru, dan bersaing.

Padahal sebenarnya antara old talent (Generasi Baby Boomers) dan young talent (Generasi X,Y,Z) ini berada pada posisi jabatan yang selevel, tapi ya realitanya gap usia inilah yang sering jadi masalah pelik sehingga berdampak pada kinerja teamwork.

Bahkan, pada banyak kasus, ketika para generasi X,Y,Z berada pada level setingkat lebih tinggi dari para generasi baby boomers, justru para para generasi X,Y,Z terbawa jumawa.

Mentang-mentang posisinya sudah di atas, malah bertindak tak etis, tak beretika, dan tak mengorangkan para generasi baby boomers.

Sebaliknya juga, ketika para generasi baby boomers-nya yang berada pada posisi setingkat lebih tinggi dari para generasi X,Y,Z justru para generasi baby boomers lebih otokratif ataupun otoriter.

Bahkan mentang-mentang merasa senior secara usia dan posisi jabatannya lebih tinggi dan merasa lebih berpengalaman dari para generasi X,Y,Z malah bertindak semena-mena dan meremehkan kemampuan para generasi X,Y,Z.

Ya, begitulah kira-kiranya realita dinamika dunia kerja yang nyata terjadi dalam suatu teamwork terkait persoalan old talent (generasi baby boomers) dan young talent (generasi X,Y,Z).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun