Mohon tunggu...
Shely Marshanda Putri
Shely Marshanda Putri Mohon Tunggu... Lainnya - Shele

Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Jember

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Membangun Ekonomi dan Wisata Situbondo

17 April 2021   08:21 Diperbarui: 17 April 2021   08:32 145 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Membangun Ekonomi dan Wisata Situbondo
Ekonomi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Caruizp

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan nasional. Infrastruktur memegang peranan penting dan strategis dalam menggerakkan roda perekonomian. Pembangunan infrastruktur sangat penting untuk keberlangsungan aktivitas masyarakat di suatu negara atau daerah. Pembangunan infrastruktur dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat baik di kota dan di desa. Infrastruktur yang baik dapat menjadikan masyarakat hidup secara sejahtera.

Pembangunan infrastruktur dalam bidang ekonomi dan pariwisata juga merupakan hal penting. Infrastruktur dalam penunjang pariwisata masih terbilang sedikit dan belum memadai. Infrastruktur dalam bidang pariwisata yang baik dapat berpengaruh dalam menarik wisatawan yang nantinya akan menjadi sumber pendapatan baik pada daerah ataupun masyarakat. Terlebih lagi daerah Kabupaten Situbondo, pembangunan tol yang merupakan penuntasan tol trans Jawa yang dibangun dari ujung Merak sebelah barat hingga pelabuhan Ketapang yang berada di ujung dari pulau Jawa semakin membuat Kabupaten Situbondo tertutupi. Masyarakat Situbondo harus berusaha agar daerahnya tidak menjadi kota mati karena pembangunan jalan tol Probowangi.

Dengan demikian Kota Bumi Shalawat atau Kabupaten Situbondo ini harus memperkenalkan budaya dan destinasi wisatanya lebih baik lagi untuk dapat menarik wisatawan agar mau berkunjung ke Situbondo. Kabupaten Situbondo sendiri telah bergerak secara nyata ingin membangun ekonomi dan wisata di daerah tersebut agar lebih baik. Dibuktikan dengan Bupati Situbondo yaitu  Bapak Karna Suswandi yang bertekad untuk membangun Situbondo menjadi salah satu pusat perekonomian dan pariwisata di Jawa Timur sesuai janjinya saat Pilkada tahun lalu.

Dalam membangun infrastruktur tersebut diperlukan dana yang sangat besar. Dana tersebut tidak dapat sepenuhnya di ambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  untuk membangun pusat perekonomian dan pariwisata di Situbondo. Keterlibatan swasta untuk menjadi penyedia dana dalam pembangunan infrastruktur ini sangat diperlukan. Hal tersebut menjadi alasan pemerintah dan pihak swasta untuk bekerjasama dalam membangun infrastruktur.

Kerjasama yang akan dilakukan merupakan Public Private Partnership (PPP) atau biasa disebut juga dengan Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) merupakan mekanisme pembiayaan alternatif dalam pengadaan pelayanan publik. Kerjasama Pemerintah Swasta adalah sebuah perjanjian atau kontrak antara sektor publik atau pemerintah dengan sektor privat atau pihak swasta. Kerjasama Pemerintah Swasta atau PPP ini merupakan perjanjian antara kedua belah pihak atau lebih untuk saling bekerja sama guna mencapai tujuan bersama, yang mana masing-masing pihak berperan berdasarkan tingkat tanggung jawab dan kekuasaannya, tingkat investasi atas sumber daya, level potensi resiko dan keuntungan bersama (Allan,1999).

Kerjasama yang akan dilakukan merupakan kerjasama yang bersifat simbiosis mutualisme atau dapat menguntungkan bagi kedua belah pihak. Keuntungan dari kerjasama ini yaitu meminimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur oleh pemerintah karena pembagian pembiayaan dana proyek pembangunan infrastruktur oleh pemerintah dan pihak swasta. Hal tersebut juga tidak merugikan baik bagi pemerintah dan masyarakat. Pihak swasta dapat mengambil keuntungan dari infrastruktur yang dibuat selama masa kontrak yang di janjikan. Hal ini juga membawa manfaat bagi infrastruktur yang dijalankan karena terjadi transfer pengetahuan anatara pemerintah dan pihak swasta hingga infrastruktur yang di jalankan akan menjadi lebih baik.

Untuk saat ini bupati Situbondo secara terbuka menerima kedatangan perusahaan yang ingin melakukan investasi di Situbondo. Telah datang perusahaan besar di Kantor Pemerintah Kabupaten Situbondo yang terjadi pada hari Senin 29 Maret 2021 lalu untuk memberikan pemaparan keinginannya melakukan investasi di Situbondo. Perusahaan tersebut yaitu PT Ciptatek Sinergi Bagia Holding yang di wakili Prayogi sebagai Direktur Utama Hutama Karya Energi dan Alfian Helmy sebagai Manager Ops Ciptatek Holding area Jatim. Diharapkan dengan proyek ini membawa Kabupaten Situbondo menjadi salah satu pusat perekonomian dan pariwisata di Provinsi Jawa Timur yang dapat bersaing dengan daerah lain.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN