Mohon tunggu...
Shania Angela
Shania Angela Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Mahasiswa

Biologi UPI 2018

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

KKN UPI: Meningkatkan Minat Literasi pada Siswa SD Negeri Tilil Bandung

25 September 2021   14:52 Diperbarui: 25 September 2021   15:08 49 1 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
KKN UPI: Meningkatkan Minat Literasi pada Siswa SD Negeri Tilil Bandung
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Di era pendidikan 4.0, minat baca siswa khususnya siswa di level sekolah dasar perlu ditingkatkan(Wulanjani & Anggraeni, 2019). Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan menuntut setiap siswa memiliki kemampuan baca dan tulis yang lebih, dengan tujuan agar siswa memiliki wawasan dan pengetahuan yang cukup untuk dapat bersaing dan mengikuti perkembangan zaman. Kemampuan membaca memiliki andil dan merupakan salah satu penentu sukses tidaknya seseorang, hal ini disebabkan karena semua akses innformasi dan ilmu pengetahuan yang dimiliki selalu berkaitan dengan kegiatan membaca (Rohman, 2017). 

Dengan melihat kondisi tersebut makka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan sebuah gerakan membaca dalam wadah Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang melibatkan semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan. GLS yang ditetappkan melalui Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2013 ini bertujuan agar membantu siswa dalam meningkatkan budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. 

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan suatu usaha yang dilaksanakan secara menyeluruh dan berkesinambungan serta berkelanjutan guna mewujudkan sekolah menjadi organisasi pembelajar yang memiliki warga literat sepanjang hayat dengan melibatkan masyarakat (Sadli & Saadati, 2019). Salah satu tujuan dari gerakan literasi sekolah ini adalah meningkatkan kesadaran siswa bahwa membaca itu sangat penting serta membawa wawasan yang lebih luas (Dharma, 2013).

Pelaksanaan GLS di sekolah dasar dilakukan secara bertahap. Hal ini dipertimbangkan sesuai dengan konsisi dan kesiapan sekolah. Kesiapan ini meliputi kesiapan fisik sekolah berupa sarana prasarana literasi dan kesiapan warga sekolah yang terdiri dari guru, orang tua, siswa serta masyarakat. Kesiapan juga dapat berupa kesiapan system pendukung seperti partisipasi masyarakat, dukungan lembaga, dan perangkat kebijakan yang relevan. 

Pelaksanaan gerakan literasi sekolah terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran (Dharma, 2013). Tahap pembiasaan, merupakan tahap penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca. Pada tahap ini sekolah dapat menyiapkan buku -- buku dongeng atau cerita rakyat yang dapat meningkatkan minat baca siswa di sekolah. Tahap pengembangan, merupakan tahap peningkatan kemampuan literasi melalui kegiatan menanggapi buku pengayaan. 

Tahap ini bertujuan untuk mengembangkan proses kecakapan dalam literasi misalnya membaca buku bacaan dengan intonasi yang tepat, menulis cerita dan mendiskusikan suatu bahan cerita. Tahap pembelajaran yaitu tahap meningkatkan kemampuan literasi pada setiap mata pelajaran melalui penggunaan buku pengayaan dan strategi membaca untuk setiap mata pelajaran. 

Pada tahap ini, sekolah menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan serta mempertahankan minat baca siswa melalui buku-buku pelajaran misalnya seperti mengadakan kegiatan permainan dalam pembelajaran yang kaya akan teks yang berguna agar siswa mampu mempertahankan minat bacannya.  

Sekolah merupakan suatu lembaga yang bertanggung jawab mewujudkan budaya baca yang merupakan bagian penting dalam kegiatan belajar. sekolah harus bisa memfasilitasi berbagai sarana yang dapat meningkatkan minat baca siswa yaitu dengan memanfaatkan perpustakaan sekolah. Melalui membaca peserta didik dapat memperluas wawasan, mempertajam gagasan, dan meningkatkan kreativitas (Salma & Mudzanatun, 2019) 

Berdasarkan uraian di atas, maka muncul upaya dalam meningkatkan minat membaca bagi siswa sekolah dasar melalui program gerakan literasi sekolah. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peran literasi, hambatan serta usaha yang dilakukan sekolah dalam peningkatan minat baca siswa sekolah dasar. 

Program Gerakan Literasi Sekolah yang dapat dilakukan oleh mahasiswa seperti saya salah satunya yaitu membuat poster menarik yang dapat menggugah keinginan peserta didik sekolah dasar untuk menyadari pentingnya peran literasi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan