Mohon tunggu...
Setyo Ari Cahyono
Setyo Ari Cahyono Mohon Tunggu... Dokter - A man who love Literatures that trapped inside doctor's body.

Penggemar sains dan sastra klasik, pemerhati politik, pemerhati semesta alam, dan penulis curahan hati.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

10 Sifat Hewani pada Diri Manusia

26 Februari 2021   01:00 Diperbarui: 26 Februari 2021   01:09 10485
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mainenewsonline.com
Mainenewsonline.com
Sifat jelek: suka menyakiti dan menganiaya

Jadi kalau kita manusia yang hatinya jahat dan tidak punya akal budi, kita dengan mudahnya menyakiti hati dan fisik orang lain, bertindak semena-mena, kasar dan suka menganiaya. Meskipun kita punya jabatan atau posisi lebih baik dari orang lain kita tidak boleh jumawa.

Sifat baik: srigala bergerak dalam kelompok, kompak dan tidak pernah meninggalkan temannya apalagi dalam kondisi terancam.

2. Anjing

Austinfitmagazine.com
Austinfitmagazine.com

Sifat jelek: suka memonopoli, menilai jelek dan menghina yang lain. Manusia yang mewarisi sifat ini, dalam hidupnya gampang sekali keluar kata-kata jelek, menggunjing, dan merendahkan orang lain tanpa berkaca pada dirinya. Selain itu dia suka memonopoli, atau menguasai orang lain dalam artian dia susah diatur dan maunya malah mengatur orang lain. Makanya apabila dalam bahasa sehari-hari keluar umpatan menyebut hewan ini, berarti itu umpatan yang cukup parah untuk menggambarkan betapa brengseknya seseorang.

Sifat baik: anjing kurang lebih sama seperti serigala, mereka punya indera penciuman yang baik dan mampu mengingat dalam waktu lama. Mereka termasuk hewan yang paling setia pada majikannya. Bahkan ada kisah anjing yang menunggu majikannya di Stasiun kereta setiap hari, sedangkan sang majikan ternyata sudah meninggal.

3. Ular & Kalajengking

YouTube.com/reptilestory
YouTube.com/reptilestory
Sifat jelek : Ular dan kalajengking adalah hewan berbisa, yang akan memasukkan racunnya ketika menggigit mangsanya. Bisa itu adalah racun yang ganas dan mematikan. Makanya manusia yang tutur katanya suka menyakiti, menyindir, menjelekkan orang kita anggap mulutnya berbisa, seperti bisa ular. Pedih dan menyakitkan. Orang dengan sifat ini juga memelihara sifat dengki dan juga pendendam.

Sifat baik: ular adalah pertapa yang baik, dia mengganti kulitnya setaun 4-8x, dalam proses ini dia tidak makan semacam puasa lama, mengelupaskan kulit dari tubuhnya sendiri. Ular tidak mendengarkan dengan telinga, mereka tidak punya gendang telinga. Namun kulit mereka bisa mengartikan getaran suara dari lingkungannya.

4. Beruang

sandiegozoo.org
sandiegozoo.org

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun