Mohon tunggu...
Septy Silvanna
Septy Silvanna Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi/ Universitas Muhammadiyah Prf. Dr. Hamka

saya hobi menggambar, dan saya suka konten-konten tentang pendidikan, dan film

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Komunikasi Non-verbal dalam Serial Drama Korea "Summer Strike"

13 Januari 2023   19:19 Diperbarui: 13 Januari 2023   19:29 1355
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Cr: twitter @kdrama_menfess)

Dalam drama Summer Strike, untuk menggambarkan karakter pemeran-pemarannya diawali menggunakan komunikasi non-verbal. Lee Yeo Reum sebagai pemeran utama wanita pada awal episode digambarkan bagaikan tokoh yang mengalami kerumitan dalam hidupnya. Pada awal episode cukup banyak komunikasi non-verbal yang menggambarkan bahwa Lee Yeo Reum mengalami ketidakadilan ditempat kerjanya, sehingga tanpa disadari ia mulai kelelahan secara mental. 

Selain mendapat prilaku yang tidak adil, beberapa waktu setelahnya Lee Yeo Reum dicampakan kekasihnya dan ditinggal ibunya untuk selamanya. Kesedihanya dijelaskan lewat komunikasi non-verbal, seperti raut wajah dengan tatapan matanya yang kosong, gestur tubuh, gerkan tubuh yang tidak bersemangat dan senang.

Setelah berbagai macam peristiwa yang menyedihkan Lee Yeo Rem memutuskan untuk berhenti bekerja dan melakukan hal-hal yang yang ia inginkan. Kehidupannya mulai memiliki banyak warna setelah memutuskan pindah ke Desa Angok. Pada episode 1 ia pergi ke Pantai desa Angok, setibanya di sana ia langsung berlari menuju pantai dan berjalan menuju laut  dengan wajah tersenyum, dan sorot mata yang penuh semangat. Itu merupakan komunikasi non-verbal yang menunjukkan bahwa ia merasa senangan, dan bebas, serta mersa seperti dirinya yang baru telah hadir, setelah apa yang terjadi di Kota.

Di desa Angok Yeo Rume bertemu Ahn Dae Beom sorangPerpustakawan. pada awal pertemuan mereka, Dae Beom sama sekali tidak mengeluarkan suaranya. Dae Beom hanya berkomunikasi lewat tulisan dan juga lebih banyak komunikasi Non-verbal, seperti gerakan tubuh, dan raut wajah. Hal tersebut menggambarkan bahwa Dae Beom memiliki karakter yang pemalu. Pada episode 2 setelah pertemuan pertama Dae Beom yang terkena tendangan bola Yeo Rume. 

Ketika bertemu di hari berikutnya Yeo Rume menanyakan ke adaan Dae Beom “kamu baik-baik saja kemarin?”  dan Dae Beom hanya menjawab dengan gerakan tangan yang seperti memperlihatkan dahinya dan denngan gerkan wajahnya. Isyarat atau kode yang digunakan Dae Beom mengisyaratkan ke Yeo Rume bahwa sedikit sakit namun baik-baik saja.

Selain Kisah Yeo Rume dan Dae Bom yang kelam, Kim Bom memiliki permasalahan keluarga yang rumit, ayahnya merupakan pecandu minuman keras. Ke sedihan dan Kebencian Kim Bom terhadap Ayangnya, tergambarkan dengan prilakuknya yang selalu pergi ketika melihat ayahnya. Selain masalah keluarga Kim Bom memiliki masalah di sekolah, dia menjadi korban Bullying yang akhirnya membuatnya dia selalu bolos sekolah ke perpustakaan. Pada awal pertemuan Yeo Rume dengan Kim Bom, mereka bertemu ditoko anak pemilik Gedung yang akan ditempatkan Yeo Rume. 

Pertemuan ke dua Kim Bom dan Yeo Rume yaitu di toko Seong Min dan bertemu kembali di Perpustakaan. Pada saat itu Kim Bom terlihat tidak menyukainya, awal pertemuannya Kim Bom dan Yeo Rume memiliki jarak yang tidak dekat, selain itu penggunaan nada suara yang mengeras serta  cara bicara yang terkadang cepat. Hal tersebut memperlihatkan bahwa Kim Bom tidak menyukai Yeo Rume. 

Beberapa warga desa Angok kecuali Ahn Dae Beom juga tidak menyukai keberadaannya di desa tersebut, dikarenakan ia tinggal gebung biliar yang sudah tidak terpakai sejak lama. Gedung biliar tersebut memiliki sebuah cerita yang kelam bagi warga desa dan taraumatik  terutama bagi Dae Beom. Ketidak sukaan beberapa warga desa kepada Yeo Rume tergabarkan melalui ekspresi wajah yang menatap begitu sinis, nada bicara yang terkadang mengeras atau terdapat sebuah penekanan-penekanan suara pada kata yang terucap, serta sikap acuh tidak acuh. 

Namun semakin lama hubungan warga desa Angok dengan Yeo Rume membaik dan Dae Beom semakin dekat Yeo Rume. Kedekatan tersebut tergambar dari mulai seringnya mereka berinteraksi seperti mengahasbikan waktu bersama di perpustakaan, memberikan bantuan pada Yeo Rume, makan bersama di restoran dan di rumah  Yoe Rume, menginap di rumah Kim Bom (sisiwi SMA Angok) dan sebagainya. Selain itu kedekatan warga desa Juga tergambar dari nada bicara yang mulai santai dan lembut. 

Lalu kedekatan Dae Beom dengan yeo Rume tergambar dari perubahan sikap Dae Beom yang banyak melakukan hal-hal yang seblumnya tidak pernah dilakuka. Pada episode 6 ketika mendapat kabar salah satua diantara Yoe Rume dan Kim Bom terluka. Dae Beom langsung berlari dari perpustakaan ke rumah sakit mengira Yoe Rume yang terluka, prilakunya menunjukkan bahwa ia khawatir dengan kondisi Yoe Rume. Penggunaan pakaian Pada drama ini juga  banyak menggunakan warna-warna yang soft, cerah dan pakaian yang sederhana, untuk menggambarkan sebuah kehidupan didesa.

Itulah beberpa komunikasi Non-verbal yang dapat dijabarkan, pada dasarnya komunikasi non-verbal merupakan komunikasi yang lebih sering digunkan. komunikasi non-verba juga digunakan berbarengan dengan komunikasi verbal untuk memberikan penekanan dan memperjelas komunikasi verbal. Oleh karena itu tidak dapat semua komunikasi non-verbal dijabarkan pada artikel ini, bila ingin melihat labih banyak komunikasi non-verbal pada drama ini silakan menontonya melalui platfrom resmi VIU. Darma ini cocok untuk para penonton yang sudah mulai kelelahan meneonton drama yang bergenre berat, Karena tempo drama ini cukup lambat dan lebih tenang. 

Septy Silvanna, Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi UHAMKA.

Referensi:

Cangara, P. D. H. H. (2018). Pengantar Ilmu Komunikasi (3 ed.). Rajawali Pers.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun