Mohon tunggu...
Drama

Dialog RadiT (Radio dan Televisi)

31 Maret 2017   00:26 Diperbarui: 31 Maret 2017   01:41 396 0 0 Mohon Tunggu...

Radio              : Sudah bertahun-tahun kamu berusaha menyingkirkan aku, lantas berapa banyak tayanganmu yang tereliminasi oleh KPI?

Televisi            : Hanya sebagian.

Radio              : Maksudmu sebagian besar?

Televisi            : Tidak, tidak. Maksudku sebagian kecil saja. Dan tentu saja sebagian besar berhasil tayang. Kau sendiri bagaimana?

Radio              :  Aku? Tidak bermasalah. Penyiarku baik-baik saja, konten siaranku juga bagus. Ehm.. lagu-laguku juga cukup update.

Televisi            : Bagaimana bisa demikian? Bagaimana kau bisa tetap eksis padahal aku lebih banyak ditonton.

Radio              : Iyalah kau lebih banyak ditonton, yakali manusia nonton radio. Mungkin bisa dikatakan kau mengalahkan aku dari jumlah manusia yang menonton tayanganmu.

Televisi            : Lalu, mengapa KPI mengeliminasi sebagian tayanganku? Apa aku salah menyajikan tayangan yang menghibur bagi manusia-manusia di negeri ini? Atau jangan-jangan kau bekerja sama dengan KPI untuk mengembalikan kejayaanmu yang dulu ketika masih berstatus sebagai radio siaga bencana sehingga dengan mudah kau membuatku punah.

Radio              : Hei, itu tidak benar. Jika kau merasa punah, maka dirimulah yang seharusnya berbenah. Kau pikir siapa yang dulu merebut peranku sebagai media penyalur informasi?

Televisi            : Aku ada untuk melengkapimu!

Radio              : Basi. Nyatanya, aku tersingkir karenamu. Kau tidak tahu selama ini aku berbenah untuk apa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN